Megadewa88 portal,Jakarta – Human Rights Watch (HRW) melaporkan bahwa militer Israel yang berada di sekitar lokasi distribusi bantuan GHF — yang mendapat dukungan dari Amerika Serikat dan Israel — telah menewaskan warga Palestina yang sedang mencari bantuan kemanusiaan. Tindakan tersebut dinilai sebagai bentuk kejahatan perang.

“Situasi kemanusiaan yang sangat genting ini muncul akibat Israel sengaja menggunakan kelaparan sebagai alat dalam konflik — sebuah pelanggaran berat terhadap hukum internasional. Selain itu, Israel juga terus menahan bantuan dan layanan pokok yang sangat dibutuhkan warga sipil. Tindakan ini dapat dikategorikan sebagai kejahatan terhadap kemanusiaan berupa pemusnahan, dan bahkan masuk dalam definisi genosida,” bunyi laporan yang dirilis hari ini.
Baca Juga: Tembakan Brutal di Gaza: Warga Tewas Saat Antre Bantuan
HRW mencatat, insiden dengan banyak korban jiwa terjadi hampir setiap hari di sekitar titik distribusi GHF di Gaza. Data PBB menunjukkan lebih dari 850 warga Palestina tewas sejak akhir Mei saat berusaha mengakses makanan, mayoritas menjadi korban tembakan pasukan Israel.
“Militer Israel tidak hanya membiarkan warga Palestina kelaparan, tetapi kini mereka juga menembaki mereka nyaris setiap hari saat mereka berusaha mendapatkan makanan untuk keluarga,” ungkap Belkis Wille, Direktur Krisis dan Konflik HRW.
Baca Juga: Militer Israel Perluas Operasi ke Jantung Wilayah Gaza
Menurut HRW, sistem distribusi bantuan yang dirancang dan dijalankan bersama kontraktor swasta yang didukung AS bersifat sangat militeristik dan tidak efektif. Hal ini menyebabkan distribusi bantuan berubah menjadi momen penuh kekerasan yang berujung pada korban jiwa secara rutin

1 Komentar