Megadewa88portal,Jakarta – Kabar baik datang bagi Koperasi Desa/Kelurahan (Kopdes Merah Putih). Pemerintah melalui Kementerian Koperasi dan UKM menyatakan, koperasi desa kini sudah bisa mencairkan pinjaman dari bank Himbara. Hal ini berlaku setelah diterbitkannya regulasi terbaru yang mengalokasikan Rp16 triliun untuk pendanaan tahap awal.

Dana ini bertujuan untuk memperkuat modal kerja dan investasi koperasi desa, sehingga kegiatan ekonomi lokal dapat berjalan lebih lancar. Bank-bank pelat merah seperti BRI, BNI, Mandiri, dan BSI siap menyalurkan dana dengan prosedur yang disederhanakan agar pencairan lebih cepat.

Peluang dan Tantangan Kopdes dalam Penyaluran Pinjaman

Setiap Kopdes bisa mengajukan plafon pinjaman hingga Rp3 miliar melalui skema Kredit Usaha Rakyat (KUR) dengan suku bunga 6 persen. Tenor pinjaman mencapai 6 tahun untuk modal kerja, dengan masa tenggang awal agar koperasi tidak langsung terbebani cicilan.

Namun, tidak semua koperasi langsung bisa mencairkan dana. Hanya yang sudah memenuhi persyaratan kelembagaan dan kelengkapan dokumen yang bisa memanfaatkan program ini. Beberapa koperasi masih menunggu petunjuk teknis agar operasional di semua daerah berjalan seragam.

Jika program ini berjalan lancar, dampaknya bisa terasa signifikan. Desa bisa memanfaatkan modal untuk unit usaha simpan-pinjam, perdagangan lokal, pertanian, hingga layanan publik seperti klinik atau apotek desa. Ini secara langsung mendorong stabilitas harga, ketersediaan barang, dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Baca Juga : Pertamina sebagai Penggerak Pembangunan SDM

Dengan dukungan dana yang sudah tersedia dan regulasi yang jelas, Kopdes Merah Putih memiliki peluang besar menjadi tulang punggung ekonomi desa. Inisiatif ini menunjukkan bahwa pemerintah serius dalam pemberdayaan ekonomi lokal, sekaligus membuka jalan bagi koperasi untuk tumbuh lebih mandiri.