Megadewa88portal,Jakarta – Pemerintah kembali menunjukkan keseriusannya dalam memperkuat sektor energi nasional. Purbaya Yudhi Sadewa, Ketua Lembaga Penjamin Simpanan (LPS), mengungkapkan bahwa Pertamina siap membangun kilang minyak baru sebagai langkah strategis dalam menjaga ketahanan energi Indonesia. Komitmen ini disampaikan usai pertemuan antara Purbaya dan Direktur Utama Pertamina, Simon Aloysius Mantiri, yang membahas percepatan proyek kilang yang sempat tertunda.

Langkah ini menjadi sinyal positif bahwa Pertamina kini lebih proaktif dalam memperluas kapasitas pengolahan minyak di dalam negeri. Menurut laporan CNBC Indonesia dan DetikFinance, pembahasan antara keduanya menitikberatkan pada perbaikan manajemen proyek, efisiensi investasi, serta penentuan lokasi potensial untuk pembangunan kilang baru. Purbaya menilai, pembangunan ini bukan hanya untuk menekan impor BBM. Tapi juga memperkuat struktur ekonomi nasional yang masih sangat bergantung pada energi fosil.
Kilang Baru dan Tantangan Hulu Migas
Namun, Purbaya juga mengingatkan bahwa membangun kilang saja tidak cukup. Ia menyoroti pentingnya memperkuat sektor hulu migas, terutama dalam menemukan ladang minyak baru yang bisa menjamin pasokan jangka panjang. “Kalau ladang minyaknya terus menurun, kilang sebesar apa pun tidak akan efektif,” ujarnya. Kritik ini mengarah pada perlunya sinergi antara Pertamina, SKK Migas, dan Kementerian ESDM agar kebijakan hilir dan hulu dapat berjalan beriringan.
Proyek kilang minyak baru ini di harapkan menjadi solusi untuk mengurangi defisit neraca perdagangan akibat impor BBM. Selain itu, proyek ini akan membuka lapangan kerja besar-besaran dan meningkatkan nilai tambah dari sumber daya alam dalam negeri. Tantangan terbesar tetap pada pembiayaan dan teknologi, sebab pembangunan kilang berskala besar membutuhkan investasi hingga miliaran dolar.
Baca Juga : Petani Apresiasi Langkah Pemerintah Turunkan Harga Pupuk
Dengan dukungan penuh pemerintah dan dorongan dari Purbaya. Pertamina kini berada di jalur yang lebih jelas untuk memperkuat ketahanan energi Indonesia. Jika rencana ini terealisasi, bukan hanya produksi BBM yang meningkat, tapi juga kemandirian energi nasional yang semakin kuat. Publik kini menunggu langkah nyata selanjutnya: apakah pembangunan kilang ini benar-benar dimulai, atau kembali menjadi janji yang tertunda.

1 Komentar