Megadewa88portal,Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) baru-baru ini menunjukkan performa luar biasa di pasar modal Indonesia. Dalam kurun waktu kurang dari tiga bulan, sejak Purbaya Yudhi Sadewa dilantik sebagai Menteri Keuangan (Menkeu), IHSG berhasil mencetak sejarah. IHSG mencatatkan rekor tertinggi (All Time High atau ATH) sebanyak enam kali. Rekor-rekor ini terjadi berturut-turut antara bulan Oktober hingga awal November 2025.
Direktur Utama Bursa Efek Indonesia (BEI), Iman Rachman, menyoroti fenomena kenaikan yang sangat cepat ini. Ia mencatat bahwa IHSG hanya mencetak satu rekor sepanjang sembilan bulan pertama tahun 2025. Namun, setelah Purbaya menjabat, ATH justru tercapai berkali-kali. IHSG bahkan berhasil menyentuh level 8.274 pada tanggal 23 Oktober 2025.

Kinerja yang cemerlang ini memberikan sinyal kuat adanya optimisme pasar terhadap arah kebijakan ekonomi baru. Iman Rachman menilai pasar merespons sangat positif kebijakan yang bersifat pro-pertumbuhan (pro-growth). Respons positif dari pasar ini diyakini akan memperkuat stabilitas dan pertumbuhan ekonomi nasional secara keseluruhan.
Dominasi Investor Domestik dan Target Ambisius IHSG 9.000
Kinerja luar biasa IHSG ini tercapai meskipun adanya tantangan arus modal asing (capital outflow). Investor asing masih mencatatkan net sell (penjualan bersih) sekitar Rp41,8 triliun secara Year to Date (YtD). Namun, aktivitas transaksi harian di bursa tetap tinggi. Hal ini membuktikan bahwa Indonesia tetap menjadi pasar investasi yang menarik bagi investor global maupun domestik.
Faktor pendorong utama yang menopang pasar adalah pertumbuhan jumlah investor lokal yang signifikan. Hingga akhir Oktober 2025, total investor pasar modal di Indonesia telah mencapai lebih dari 19 juta akun. Peningkatan ini menunjukkan kesadaran berinvestasi yang semakin tinggi di kalangan masyarakat. Investor domestik kini semakin mengambil peran sebagai tulang punggung utama stabilitas pasar.
Baca Juga : Imbas Dana Mengendap, Purbaya Bayar Bunga 6%
Dengan momentum IHSG yang terus memecahkan rekor dan dukungan kebijakan pro-growth, BEI menyuarakan optimismenya. BEI yakin tren positif pertumbuhan pasar modal Indonesia akan terus berlanjut. Bursa bahkan menargetkan IHSG mampu menembus level psikologis 9.000 pada akhir tahun 2025. Target ambisius ini sejalan dengan fundamental ekonomi negara yang dinilai tetap kokoh.

Tinggalkan Balasan