Megadewa88portal,Jakarta – Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) terus memperkuat koordinasi dengan berbagai lembaga terkait perlindungan anak di Indonesia. Upaya ini difokuskan pada perlindungan anak-anak yang menjadi korban langsung maupun tidak langsung dari aksi terorisme. BNPT menyadari bahwa anak adalah kelompok yang paling rentan terdampak secara psikologis.

Langkah ini merupakan implementasi dari Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2018 yang berlaku tentang Pemberantasan Tindak Pidana Terorisme. UU tersebut mengamanatkan hak korban, termasuk pemulihan psikologis dan sosial yang memadai. Perlindungan anak korban terorisme adalah prioritas utama pemerintah saat ini.

Koordinasi ini melibatkan Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemen PPPA) dan lembaga terkait lainnya. Tujuan utamanya adalah memastikan pemulihan trauma anak berjalan komprehensif dan berkelanjutan. Selain itu, mereka harus terhindar dari stigma negatif dan diskriminasi masyarakat.

Fokus Pemulihan Psikososial, Trauma Healing, dan Pencegahan Radikalisme Anak

BNPT menekankan bahwa perlindungan terhadap anak korban terorisme tidak berhenti pada bantuan fisik semata. Program khusus pemulihan psikososial atau trauma healing menjadi fokus utama dalam penanganan ini. Program ini melibatkan psikolog dan pekerja sosial profesional yang berpengalaman dalam kasus serupa.

Anak-anak korban, termasuk anak dari pelaku teror, seringkali mengalami trauma berat dan isolasi sosial. Upaya trauma healing dilakukan untuk mengembalikan rasa aman dan optimisme mereka dalam hidup. BNPT juga bekerja sama dengan dunia pendidikan untuk mencegah penularan paham radikal pada anak-anak muda.

Baca Juga : Ancaman Hidrometeorologi Meningkat: Mendagri Desak Kepala Daerah Siaga Penuh Bencana

Melalui sinergi lintas lembaga, BNPT berharap dapat menyediakan dukungan jangka panjang bagi anak-anak ini. Dukungan ini termasuk akses pendidikan yang layak, beasiswa, dan pemberdayaan ekonomi keluarga. Tujuannya adalah memastikan mereka tumbuh menjadi individu yang utuh dan berkontribusi positif bagi bangsa.