Megadewa88 portal,Jakarta – Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), Bahlil Lahadalia, menunjukkan komitmen teguh terhadap nilai-nilai historis dan ideologi Partai Golongan Karya (Golkar) dengan memimpin langsung upacara penghormatan dan ziarah ke makam para tokoh sentral partai. Kegiatan yang berlangsung khidmat ini menjadi penegasan akan pentingnya meneladani semangat perjuangan para pendiri dalam mengarungi dinamika politik dan pembangunan bangsa.

Upacara dan ziarah yang dilaksanakan di Taman Makam Pahlawan Nasional Utama (TMPNU) Kalibata, Jakarta Selatan, tersebut diselenggarakan sebagai rangkaian penting untuk memperingati dan mengenang jasa para sesepuh partai berlambang pohon beringin. Kehadiran Bahlil, yang merupakan salah satu kader senior dengan posisi strategis di pemerintahan, memberikan bobot khusus terhadap acara yang bertujuan menguatkan memori kolektif dan soliditas kader.

Menapaki Pusara Para Arsitek Bangsa dan Partai

Dalam ziarah yang berlangsung tertib dan penuh refleksi tersebut, Menteri Bahlil didampingi oleh sejumlah kader Golkar lainnya mengunjungi beberapa makam tokoh-tokoh besar yang tidak hanya berkontribusi besar bagi partai, tetapi juga meninggalkan warisan berharga bagi Republik Indonesia. Fokus ziarah diletakkan pada figur-figur kunci yang jejak kepemimpinan dan pemikirannya menjadi pondasi Golkar, di antaranya:

  1. H. Adam Malik: Tokoh negarawan dan diplomat kelas dunia yang pernah menduduki posisi Wakil Presiden. Kontribusi beliau dalam merumuskan politik luar negeri yang bebas dan aktif menjadi salah satu pilar diplomasi Indonesia hingga kini.
  2. Jenderal (Purn.) Maraden Panggabean: Figur militer yang disegani, dikenal sebagai tokoh yang memegang peranan krusial dalam menjaga stabilitas politik dan keamanan nasional. Peran beliau sebagai Menteri Pertahanan dan Keamanan menjadi catatan penting dalam sejarah militer dan politik Indonesia.
  3. Widjojo Nitisastro: Seorang ekonom jenius yang dikenal sebagai konseptor utama pembangunan ekonomi Indonesia pada masa Orde Baru. Pemikiran-pemikirannya dalam merancang cetak biru pembangunan berkelanjutan masih menjadi referensi penting dalam kajian ekonomi nasional.
  4. Sudharmono, S.H.: Tokoh yang dikenal karena keahliannya dalam tata kelola organisasi partai dan birokrasi pemerintahan, pernah menjabat sebagai Wakil Presiden. Beliau meninggalkan warisan keorganisasian yang kuat di tubuh Golkar.

Di setiap makam, rombongan menaburkan bunga dan memanjatkan doa bersama. Momen hening ini dimanfaatkan untuk meresapi kembali integritas dan dedikasi tinggi yang dicontohkan oleh para tokoh tersebut selama masa hidup mereka.

Refleksi Ideologi dan Amanat Sejarah Partai

Menteri Bahlil Lahadalia menyampaikan bahwa kegiatan ziarah ini merupakan perwujudan nyata dari penghormatan terhadap sejarah. Beliau menegaskan bahwa Partai Golkar adalah partai yang tumbuh besar dengan menjunjung tinggi nilai-nilai yang diwariskan oleh para tokoh pendahulu.

“Kami hadir di sini, di pusara para sesepuh, bukan semata-mata menjalankan ritual. Ini adalah penegasan kembali komitmen kami sebagai kader penerus untuk menjaga api ideologi yang telah mereka sulut. Kami diingatkan bahwa Golkar harus selalu menjadi partai yang berorientasi pada karya nyata dan kepentingan seluruh rakyat Indonesia,” tutur Bahlil.

Beliau juga menekankan pentingnya bagi generasi muda Golkar untuk mempelajari rekam jejak para tokoh ini, yang telah menunjukkan pengorbanan dan visi kenegaraan yang jauh melampaui kepentingan sesaat. Bahlil menegaskan bahwa soliditas dan keberlangsungan Golkar di masa depan sangat bergantung pada kemampuan kader saat ini dalam membumikan cita-cita luhur para pendahulu.

“Setiap kebijakan, setiap langkah politik Golkar harus mencerminkan semangat pengabdian mereka. Ini adalah amanat sejarah yang wajib kami laksanakan. Kami harus terus bekerja keras untuk memastikan Golkar tetap menjadi pilar utama pembangunan dan demokrasi,” pungkasnya.

Baca Juga: Rotasi TNI: Wahyu Yudhayana Jadi Sekmil Presiden

Kegiatan upacara dan ziarah yang dipimpin oleh Menteri Bahlil Lahadalia ini secara efektif mengkomunikasikan pesan tentang pentingnya kontinuitas nilai, penghormatan terhadap jasa pahlawan partai, dan kesiapan Golkar dalam menghadapi tantangan masa depan dengan berpegang teguh pada warisan para pendiri.