Megadewa88 portal,Program Cek Kesehatan Gratis (CKG) dinilai mampu mendorong terbentuknya budaya hidup sehat di lingkungan sekolah. Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) menegaskan bahwa inisiatif tersebut bukan sekadar pemeriksaan kesehatan rutin, melainkan langkah strategis untuk menanamkan kesadaran pentingnya pola hidup sehat sejak usia dini.

Menurutnya, lingkungan sekolah memiliki peran sentral dalam membentuk kebiasaan dan karakter peserta didik. Melalui program CKG, siswa tidak hanya mendapatkan layanan pemeriksaan kesehatan, tetapi juga edukasi mengenai pentingnya menjaga kebersihan diri, pola makan seimbang, serta aktivitas fisik yang teratur. Pendekatan ini diharapkan mampu menciptakan generasi yang lebih sehat dan produktif di masa depan.

Pelaksanaan program tersebut melibatkan sinergi antara pihak sekolah, tenaga kesehatan, serta pemerintah daerah. Pemeriksaan kesehatan dilakukan secara berkala dengan mencakup aspek dasar seperti kondisi gizi, kesehatan gigi, penglihatan, hingga kebugaran fisik. Hasil pemeriksaan kemudian menjadi bahan evaluasi untuk menentukan langkah tindak lanjut, baik berupa edukasi tambahan maupun rujukan medis jika diperlukan.

Mendikdasmen menilai, kebiasaan hidup sehat tidak bisa dibangun secara instan, melainkan melalui proses yang berkelanjutan. Oleh karena itu, program CKG dirancang sebagai kegiatan rutin yang terintegrasi dengan aktivitas belajar di sekolah. Selain pemeriksaan kesehatan, sekolah juga didorong untuk menyediakan lingkungan yang mendukung gaya hidup sehat, seperti ketersediaan kantin dengan menu bergizi, fasilitas sanitasi yang memadai, serta ruang terbuka untuk aktivitas olahraga.

Ia menambahkan bahwa keberhasilan program ini sangat bergantung pada keterlibatan semua pihak, termasuk orang tua. Dukungan keluarga menjadi faktor penting dalam memastikan kebiasaan hidup sehat yang dibangun di sekolah dapat terus diterapkan di rumah.

Baca Juga: Pemkab Bangkep kembangkan pelaku ekraf

Melalui program CKG, pemerintah berharap sekolah dapat menjadi pusat pembentukan budaya hidup sehat yang berkelanjutan. Upaya ini diharapkan tidak hanya meningkatkan kualitas kesehatan peserta didik, tetapi juga berdampak positif terhadap prestasi belajar dan kualitas sumber daya manusia secara keseluruhan.