Megadewa88 portal,Kementerian Keuangan telah merilis secara resmi Laporan Data Keuangan Pemerintah untuk periode Triwulan Ketiga (Juli hingga September) Tahun Anggaran 2025, menyajikan gambaran komprehensif mengenai realisasi anggaran, penerimaan negara, dan pengelolaan belanja publik selama periode tersebut. Data ini menjadi instrumen vital dalam mengukur efektivitas kebijakan fiskal pemerintah dalam menghadapi dinamika ekonomi domestik dan global.

Laporan tersebut merincikan bahwa realisasi penerimaan negara, yang didominasi oleh sektor perpajakan dan penerimaan negara bukan pajak (PNBP), menunjukkan tren pertumbuhan yang moderat, meskipun masih menghadapi tekanan dari perlambatan harga komoditas global. Secara terperinci, penerimaan pajak dilaporkan berada pada $X$% dari target Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) yang ditetapkan, didorong oleh peningkatan signifikan pada PPN (Pajak Pertambahan Nilai) dan PPh Badan, yang merefleksikan aktivitas bisnis yang mulai pulih pasca-gejolak ekonomi.

Di sisi pengeluaran, belanja pemerintah menunjukkan peningkatan alokasi yang strategis, terutama pada sektor infrastruktur dan program perlindungan sosial. Realisasi belanja modal tercatat mencapai puncaknya pada triwulan ini, seiring dengan percepatan penyelesaian proyek-proyek prioritas nasional. Selain itu, transfer ke daerah dan dana desa (TKDD) telah disalurkan sesuai jadwal untuk memastikan keberlanjutan pembangunan di tingkat regional, menjadi tulang punggung dalam upaya pemerataan ekonomi.

Baca Juga:Kasubag Umum–Keuangan Hadir di Pembinaan Kearsipan

Secara keseluruhan, Neraca Keuangan Pemerintah menunjukkan defisit yang masih terkendali dan berada dalam koridor aman sesuai undang-undang, mengindikasikan pengelolaan risiko fiskal yang prudent. Pemerintah menegaskan komitmennya untuk terus menjaga disiplin anggaran dan memanfaatkan sisa periode tahun berjalan untuk mengoptimalkan penyerapan anggaran, sembari tetap menjaga stabilitas makroekonomi dan mendukung momentum pertumbuhan.