Megadewa88portal,Jakarta – Polisi mengidentifikasi Delpdro sebagai otak di balik hasutan aksi anarkisme dalam demo yang terjadi pada 25 Agustus 2025 di Jakarta. Menurut Polda Metro Jaya, Delpdro berperan sebagai provokator yang mengarahkan massa untuk melakukan tindakan kekerasan dan merusak fasilitas umum. Aksi ini menyebabkan kerusakan pada Gedung DPR/MPR dan gangguan ketertiban di sekitar lokasi. Penegak hukum menegaskan bahwa kerusuhan seperti ini merugikan masyarakat dan mencoreng citra unjuk rasa yang seharusnya damai.

Dalam penyelidikan, polisi menemukan bukti bahwa Delpdro menggunakan media sosial untuk menyebarkan ajakan dan instruksi kepada massa. Ia di duga merekrut individu dengan tujuan menciptakan kerusuhan dan mengganggu stabilitas keamanan. Aktivitasnya termasuk menyebarkan konten provokatif, mengatur titik berkumpul, serta memberi instruksi agar pengunjuk rasa melakukan tindakan anarkis. Sebagai hasil dari aksinya, Delpdro di tetapkan sebagai tersangka dan dijerat dengan Pasal 160 KUHP tentang hasutan untuk melakukan tindak pidana. Jika terbukti bersalah, ia dapat di jatuhi hukuman penjara hingga enam tahun.
Langkah Polisi dan Upaya Pencegahan
Polda Metro Jaya menegaskan bahwa pihaknya akan terus melakukan penyelidikan mendalam dan mengungkap jaringan yang terlibat dalam aksi anarkisme tersebut. Polisi juga mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak mudah terprovokasi. Pendekatan edukatif dan preventif dianggap penting agar masyarakat memahami bahwa unjuk rasa harus bersifat damai dan konstruktif.
Kerusuhan yang di timbulkan oleh provokasi seperti Delpdro justru merugikan warga sekitar, merusak fasilitas publik, dan menimbulkan risiko keselamatan. Penegak hukum menekankan pentingnya disiplin dalam berunjuk rasa, serta mengingatkan warga untuk melaporkan setiap indikasi hasutan atau provokasi yang dapat memicu kekerasan. Upaya preventif seperti edukasi, patroli keamanan, dan pemantauan media sosial di harapkan bisa mengurangi potensi kerusuhan di masa depan.
Baca Juga : Polda Metro Jaya: Narkoba Jadi Faktor Pelaku Anarkis Lebih Berani dalam Demo Ricuh
Polda Metro Jaya juga berencana memberikan pendekatan hukum yang tegas namun humanis, termasuk tindakan rehabilitatif bagi pihak yang terlibat namun masih muda atau mudah terpengaruh. Strategi ini bertujuan menjaga keamanan publik sekaligus memberikan efek jera bagi otak di balik kerusuhan.

Tinggalkan Balasan