Megadewa88portal,Jakarta – Gangguan kecemasan (anxiety disorder) sering di anggap hanya di picu oleh tekanan eksternal seperti pekerjaan atau masalah keuangan. Namun, lingkungan keluarga dan di namika hubungan intim di dalamnya memiliki peran yang jauh lebih besar. Lingkungan rumah yang seharusnya menjadi tempat yang aman justru bisa menjadi pemicu utama munculnya gangguan kecemasan. Hal ini dapat memengaruhi baik anak-anak maupun orang dewasa.
Kecemasan yang muncul dalam keluarga tidak selalu disebabkan oleh faktor genetik semata. Perilaku orang tua dan pola asuh yang diterapkan sering menjadi faktor lingkungan yang jauh lebih dominan. Sebagai contoh, orang tua dengan sikap terlalu berhati-hati (overly cautious) terhadap dunia luar dapat membuat anak lebih rentan. Anak-anak tersebut akan merasa takut.

Para ahli menyebut bahwa pola komunikasi yang buruk dan harapan yang tidak realistis dari keluarga dapat meningkatkan tingkat kecemasan. Kritik yang sering di lontarkan dan minimnya dukungan emosional menciptakan lingkungan penuh tekanan. Situasi ini memicu ketidaknyamanan yang berujung pada kecemasan berlebihan.
Pola Asuh Otoriter, Trauma, dan Modeling Perilaku Cemas Keluarga
Beberapa penelitian ilmiah menunjukkan keterkaitan kuat antara gangguan kecemasan dengan gaya pengasuhan tertentu. Pola asuh otoriter yang di tandai kontrol berlebihan dan kurangnya kehangatan emosional dapat memicu kecemasan, oleh karena itu Orang tua yang terlalu protektif cenderung mengabaikan aspek perkembangan emosional penting pada anak.
Faktor keluarga lain yang sangat berpengaruh adalah peristiwa traumatis yang terjadi di rumah. Trauma masa kecil, seperti pelecehan atau menyaksikan kekerasan dalam rumah tangga, meningkatkan risiko gangguan kecemasan. Stres kronis yang di alami orang tua, misalnya karena konflik perkawinan, juga dapat memengaruhi interaksi keluarga. Emosi negatif orang tua ini sangat mudah di serap oleh anak.
Baca Juga : WJF 2025 dimeriahkan Sidomuncul dengan kampanye sehat
Selain itu, anxiety dapat dipelajari melalui pengamatan (learned behaviors atau modeling). Orang tua yang secara tidak sadar sering memodelkan perilaku cemas. Mereka selalu khawatir berlebihan. Perilaku ini mengajarkan anak bahwa dunia adalah tempat yang tidak aman. Untuk memutus siklus ini, sangat penting bagi orang tua dengan kecemasan untuk mencari terapi profesional.

Tinggalkan Balasan