Megadewa88portal,Banten – Kapolres Serang, AKBP Condro Sasongko, menggelar program “Ngariung Iman Ngariung Aman” di Kampung Tegal Maja, Desa Tegal Maja, Kecamatan Kragilan, Kabupaten Serang, pada Selasa (2/9/2025). Program ini bertujuan mengajak para ibu untuk lebih aktif mengawasi anak-anak agar tidak terlibat dalam aksi unjuk rasa yang berpotensi menimbulkan kerusuhan dan perilaku negatif lainnya.

AKBP Condro menekankan pentingnya peran orang tua dalam menjaga keselamatan dan perkembangan anak. Ia mengimbau para ibu untuk memperhatikan kegiatan anak di luar rumah, jam pulang sekolah, serta pergaulan sehari-hari. Langkah preventif ini di harapkan bisa menghindarkan anak dari keterlibatan kenakalan remaja seperti minuman keras, narkoba, dan perjudian. Kesadaran orang tua menjadi kunci untuk mencegah generasi muda terjerumus pada perilaku yang merugikan diri sendiri dan masyarakat.

Sinergi Polisi dan Masyarakat dalam Menjaga Kamtibmas

Program “Ngariung Iman Ngariung Aman” bukan hanya sarana edukasi, tetapi juga sebagai wadah silaturahmi antara Polres Serang dan masyarakat. Selain menyampaikan pesan keamanan dan ketertiban, kegiatan ini membuka ruang aspirasi bagi warga terkait isu-isu kamtibmas. Pada kesempatan tersebut, AKBP Condro juga memberikan bingkisan sembako sebagai bentuk dukungan terhadap ketahanan pangan masyarakat dan apresiasi atas partisipasi aktif warga.

Kegiatan ini menekankan pentingnya peran ibu sebagai garda terdepan dalam pengawasan anak-anak. Dengan sinergi yang kuat antara polisi dan masyarakat. Wilayah Serang diharapkan tetap aman, damai, dan bebas dari pengaruh negatif yang bisa merusak generasi muda. Selain itu, program ini diharapkan mendorong partisipasi aktif warga dalam menjaga ketertiban umum dan membangun lingkungan yang sehat bagi anak-anak.

Baca Juga :Kapolres Serang Ajak Emak-Emak Awasi Anak Agar Terhindar dari Aksi Negatif

Kapolres Serang juga menegaskan bahwa keberhasilan program ini bergantung pada kerjasama semua pihak. Dukungan aktif emak-emak dan seluruh warga menjadi kunci agar anak-anak dapat tumbuh dalam lingkungan yang aman, nyaman, dan bebas dari risiko tindakan anarkis. Program ini sekaligus menjadi contoh bagaimana pendekatan preventif dan edukatif mampu menjaga ketertiban sekaligus membangun kesadaran masyarakat.