Megadewa88portal,Jakarta – Dedi Mulyadi , Gubernur Jawa Barat memang memiliki keunikan nya sendiri baik dalam pemerintahan nya maupun kebijakan dan aturan yang di buat nya. Contoh nya salah satu Kebijakan yang paling kontroversial adalah ditiadakan nya Study Tour bagi siswa di Jawa Barat.
Pada acara di Lapangan Softball GOR Pajajaran di Kota Bogor Jumat malam, 25 Juli 2025. Antusiasme warga menghadiri sebuah acara yang bertajuk ‘Nganjang Ka Warga’ , acara ini sangat penuh dengan kebersamaan dan terlaksana berkat adanya kolaborasi antara pemerintah Provinsi Jawa Barat dan pemerintah Kota Bogor.

Semua warga sekitar dari penjuru Jawa Barat terlihat memadati area dengan tertib. Hal ini tujuan untuk menyambut dan bertemu langsung pemimpin Jawa Barat yakni Gubernur Dedi Mulyadi.
Pembahasan Tentang Alasan Dibalik Kebijakan Pelarangan Study Tour
Di sela sela keakraban malam itu , Dedi Mulyadi menyampaikan langsung alasan mengapa adanya kebijakan larangan study tour untuk siswa di Jawa Barat. awalnya ia menyampaikan bahwa pemahaman tentang study tour itu sendiri. “study itu belajar. Tour itu bepergian. Tapi Selama ini study tour itu ibaratnya piknik” Ucap Dedi Mulyadi kepada warga yang menyaksikan.
Dengan nada dan mimic yang cukup serius ia juga menyampaikan dan mengkritisi praktik kegiatan belajar tersebut selama ini. Menurutnya study tour selama ini di maknai sebagai ajang rekreasi ketimbang pembelajaran.
Baca juga : Angka Kemiskinan Turun di Indonesia , Diharapkan Menjadi 0 Persen
Ia berharap , dengan adanya kebijakan ini sekolah-sekolah tidak menjadikan alasan untuk berhenti berkreatifitas. Ia menambahkan bahwa ada alternatif pembelajaran yang bisa membentuk karakter siswa secara nyata di luar kegiatan belajar keluar daerah.
Sebagai contoh aktivitas sosial dan pembelajaran seni serta kebudayaan lokal yang harus di lestarikan. Meski menuai banyak kritik dari berbagai pihak. Dedi Mulyadi menyatakan tak gentar , ia menanggapi segala hujatan dengan sikap yang tenang. Bahkan menyadari ada berbagai pihak yang tidak sepakat dengan kebijakan ini.

Tinggalkan Balasan