Megadewa88portal,Jakarta – Setelah sempat mengalami kesulitan pasokan yang cukup mengkhawatirkan, kabar baik datang dari PT Vivo Energy Indonesia. Seluruh Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Vivo di berbagai wilayah Indonesia kini telah kembali beroperasi normal. Stok Bahan Bakar Minyak (BBM) dilaporkan sudah melimpah di pasaran.
Situasi krisis stok ini terjadi beberapa waktu lalu. Krisis di sebabkan terhentinya pasokan base fuel (bahan bakar murni) dari pemasok pihak ketiga. Akibatnya, banyak SPBU yang sempat kosong dan terpaksa menutup layanannya sementara.

Kembalinya kondisi normal ini merupakan hasil dari langkah strategis Vivo. Mereka memutuskan menjalin kerja sama pasokan BBM domestik, sehingga Langkah ini memastikan keberlanjutan operasional perusahaan di Indonesia.
Solusi Jangka Panjang: Kemitraan Vivo dengan Pasokan Domestik
Normalisasi pasokan ini tercapai berkat keputusan penting manajemen Vivo Energy Indonesia. Perusahaan ini telah menjalin kesepakatan komersial dengan pemasok energi dalam negeri. PT Pertamina Patra Niaga menjadi salah satu pemasok utama base fuel bagi SPBU Vivo.
Kesepakatan ini menjadikan Vivo Energy Indonesia sebagai badan usaha swasta kedua. Perusahaan ini mengamankan pasokan dari Pertamina untuk menjamin stok. Langkah ini penting. Ini menunjukkan kolaborasi yang baik, oleh karena itu Kolaborasi ini dilakukan antara BUMN dan perusahaan swasta untuk ketahanan energi nasional.
Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi (Dirjen Migas) Kementerian ESDM, Laode Sulaeman, menyambut baik hal ini. Beliau menjamin bahwa pasokan BBM untuk SPBU swasta kini terjamin aman. Jaminan ini termasuk untuk Shell dan BP-AKR yang juga menjalin kesepakatan serupa.
Baca Juga : Perjalanan kasus Ira Puspadewi sampai rehabilitasi oleh Prabowo
Kepastian pasokan ini memberikan angin segar bagi konsumen. Mereka kini memiliki lebih banyak pilihan untuk mengisi BBM berkualitas. Normalisasi ini juga membantu menjaga stabilitas harga ritel BBM di pasaran. Ini mencegah adanya kepanikan konsumen.
Langkah SPBU ini untuk mengamankan pasokan domestik adalah strategi jangka panjang yang cerdas. Ini memitigasi risiko. Risiko tersebut adalah terganggunya rantai pasok global di masa depan. Kini, pelanggan setia Vivo tak perlu lagi khawatir, sehingga Mereka dapat kembali mengisi bahan bakar dengan tenang.

Tinggalkan Balasan