Megadewa88portal,Jakarta – Banyak orang merasa bersemangat saat memulai diet sehat dengan membatasi asupan gula. Namun perasaan bahagia sering berganti menjadi mudah marah setelah beberapa hari menjalaninya. Fenomena ini merupakan respons biologis tubuh yang sedang beradaptasi tanpa energi instan. Gula memiliki efek kuat terhadap pusat penghargaan di dalam otak manusia.

Saat mengonsumsi gula, otak melepaskan hormon dopamin yang memberikan perasaan senang secara cepat. Ketika asupan di hentikan mendadak, kadar hormon kebahagiaan tersebut akan menurun sangat drastis. Tubuh yang terbiasa mendapatkan lonjakan energi glukosa merasa kehilangan bahan bakar utama. Kondisi ini sering di sebut sebagai gejala putus gula yang memengaruhi emosi.

Penurunan kadar gula darah juga memicu produksi hormon stres seperti kortisol dan adrenalin. Peningkatan hormon stres membuat pikiran Anda menjadi lebih tegang dan sulit berkonsentrasi. Rasa lelah luar biasa sering menyertai perubahan suasana hati yang tidak menentu tersebut. Mari kita pelajari mekanisme otak dalam mengelola emosi saat sedang membatasi pemanis.

Kaitan Sistem Penghargaan Otak Dan Strategi Menjaga Mood Saat Diet Gula

Otak manusia bergantung pada glukosa sebagai sumber energi utama untuk fungsi kognitif. Ketika pasokan berkurang, otak mengirim sinyal darurat yang memicu rasa lapar dan gelisah. Proses adaptasi ini biasanya berlangsung selama satu hingga dua minggu hingga metabolisme beralih. Memahami bahwa rasa tidak nyaman ini bersifat sementara akan membantu Anda tetap konsisten.

Baca Juga : Tantangan Mental Dan Risiko Gangguan Psikologis Akibat Menikah Di Usia Muda

Untuk menyiasati suasana hati, Anda disarankan beralih ke karbohidrat kompleks seperti gandum. Serat membantu memperlambat penyerapan glukosa sehingga tingkat energi dan mood menjadi lebih stabil. Pastikan asupan cairan tubuh terpenuhi karena dehidrasi bisa memperburuk gejala sakit kepala. Olahraga ringan juga mampu memicu pelepasan endorfin alami sebagai pengganti peran gula.

Jangan memutus konsumsi gula secara total dalam waktu satu malam yang sangat singkat. Pengurangan secara bertahap jauh lebih efektif memberikan waktu bagi sistem saraf untuk menyesuaikan diri. Dengan kesabaran, tubuh akan mencapai titik keseimbangan baru yang jauh lebih bertenaga. Kesehatan mental yang stabil adalah investasi jangka panjang yang sangat penting bagi Anda.