Megadewa88 portal,Tekanan jual yang kembali menguat di pasar keuangan domestik mendorong Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) terkoreksi hingga menyentuh level 8.300. Pelemahan tersebut mencerminkan sikap hati-hati pelaku pasar dalam merespons kombinasi sentimen global dan domestik yang belum sepenuhnya kondusif bagi pergerakan aset berisiko.

Sepanjang perdagangan, laju IHSG bergerak di zona negatif seiring meningkatnya aksi ambil untung pada sejumlah saham berkapitalisasi besar. Kondisi ini terjadi di tengah fluktuasi pasar global, termasuk dinamika kebijakan moneter negara maju, pergerakan imbal hasil obligasi, serta perkembangan ekonomi internasional yang memengaruhi arus modal asing.

Dari dalam negeri, pelaku pasar juga mencermati berbagai indikator makroekonomi dan prospek kinerja emiten. Ketidakpastian terhadap arah pertumbuhan ekonomi dan stabilitas pasar keuangan membuat investor cenderung bersikap selektif, sehingga menahan laju penguatan indeks.

Meskipun tertekan, level 8.300 dinilai masih menjadi area penting yang mencerminkan ketahanan pasar saham nasional. Pergerakan IHSG ke depan diperkirakan akan tetap dipengaruhi oleh kombinasi sentimen global, rilis data ekonomi lanjutan, serta respons investor terhadap perkembangan kebijakan dan kondisi pasar keuangan secara keseluruhan.

Tekanan jual yang kembali menguat di pasar keuangan domestik mendorong Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) terkoreksi hingga menyentuh level 8.300. Pelemahan tersebut mencerminkan sikap hati-hati pelaku pasar dalam merespons kombinasi sentimen global dan domestik yang belum sepenuhnya kondusif bagi pergerakan aset berisiko.

Sepanjang perdagangan, laju IHSG bergerak di zona negatif seiring meningkatnya aksi ambil untung pada sejumlah saham berkapitalisasi besar. Kondisi ini terjadi di tengah fluktuasi pasar global, termasuk dinamika kebijakan moneter negara maju, pergerakan imbal hasil obligasi, serta perkembangan ekonomi internasional yang memengaruhi arus modal asing.

Baca Juga: Pada Desember 2025, uang beredar menembus Rp10.133,1 triliun

Dari dalam negeri, pelaku pasar juga mencermati berbagai indikator makroekonomi dan prospek kinerja emiten. Ketidakpastian terhadap arah pertumbuhan ekonomi dan stabilitas pasar keuangan membuat investor cenderung bersikap selektif, sehingga menahan laju penguatan indeks.

Meskipun tertekan, level 8.300 dinilai masih menjadi area penting yang mencerminkan ketahanan pasar saham nasional. Pergerakan IHSG ke depan diperkirakan akan tetap dipengaruhi oleh kombinasi sentimen global, rilis data ekonomi lanjutan, serta respons investor terhadap perkembangan kebijakan dan kondisi pasar keuangan secara keseluruhan