Megadewa88portal,Jakarta – Tiongkok, sebagai kekuatan ekonomi global, terus membuktikan daya tariknya bagi investor asing di seluruh dunia. Meskipun terjadi ketidakpastian geopolitik global, nilai Investasi Langsung Asing (FDI) yang masuk ke Tiongkok tetap sangat masif. Dalam lima tahun terakhir, Tiongkok berhasil menarik investasi asing senilai lebih dari USD 700 miliar. Jumlah ini dicapai bahkan di tengah tekanan eksternal.
Data terbaru menunjukkan langkah proaktif pemerintah Tiongkok dalam memangkas Daftar Negatif Investasi Asing di tahun 2025. Pemerintah Tiongkok secara agresif melonggarkan akses pasar di berbagai sektor industri. Kebijakan “keterbukaan tingkat tinggi” ini bertujuan untuk meningkatkan kepercayaan investor global. Strategi ini penting untuk mendorong persaingan sehat dan inovasi industri.

Di tengah tren campuran, fokus investasi menunjukkan pergeseran yang menarik. Jumlah perusahaan investasi asing baru justru meningkat sebesar 16,2 persen pada sembilan bulan pertama tahun 2025. Peningkatan ini menandakan bahwa peluang bisnis jangka panjang di Tiongkok tetap sangat menarik.
Pergeseran Investor ke Sektor Inovasi dan Rantai Pasok Teknologi
Meskipun data total FDI menunjukkan penurunan persentase year-on-year (Y-o-Y) pada beberapa periode, tren ini tidak merata. Penurunan angka umum ini disertai dengan peningkatan tajam pada investasi di sektor-sektor strategis dan high-tech. Investasi yang masuk kini lebih selektif. Modal asing saat ini lebih berorientasi pada inovasi dan nilai tambah industri masa depan.
Secara regional, terjadi lonjakan investasi yang luar biasa dari beberapa negara maju tertentu. Investasi dari Jepang melonjak 55,5%, diikuti Uni Emirat Arab (48,7%), dan Britania Raya (21,1%) pada awal tahun 2025. Lonjakan ini menunjukkan bahwa perusahaan global melihat peluang besar. Peluang ini terutama ada dalam integrasi teknologi dan penguatan supply chain Tiongkok.
Baca Juga : Airlangga Kejar Negosiasi: Targetkan Tarif Impor Trump Rampung Akhir 2025
Pemerintah Tiongkok terus memperkuat komitmennya terhadap keterbukaan institusional yang lebih mendalam. Mereka menyambut investasi asing dan berupaya mendorong inovasi ilmiah dan teknologi berkelanjutan. Dengan pertumbuhan ekonomi rata-rata sekitar 5,5% per tahun, Tiongkok mempertahankan kontribusi besar, oleh karena itu Negara ini menyumbang sekitar 30% terhadap pertumbuhan ekonomi global. Tiongkok jelas merupakan pasar yang terlalu besar untuk diabaikan oleh investor mana pun.

Tinggalkan Balasan