Megadewa88portal,Jakarta – Pemerintah Indonesia terus berupaya menjaga harga minyak goreng stabil. Salah satu strategi penting adalah memperkuat distribusi MinyaKita. MinyaKita adalah minyak goreng kemasan sederhana yang sesuai HET. Tujuannya adalah memastikan ketersediaan pasokan bagi masyarakat.

Porsi distribusi MinyaKita telah di tingkatkan signifikan melalui BUMN. Sebanyak 35% dari total pasokan kini di salurkan oleh perusahaan BUMN. Langkah ini di ambil untuk meningkatkan efektivitas penyaluran, maka dari itu Sasarannya adalah pasar-pasar tradisional di seluruh Indonesia.

Kebijakan ini merupakan bagian dari Domestic Market Obligation (DMO) produsen. Pemerintah ingin meminimalkan potensi penyelewengan harga. Distribusi melalui BUMN di harapkan menjangkau konsumen lebih cepat, sehingga Fokus utama penyaluran adalah wilayah yang sering alami kelangkaan.

Jaringan Strategis BUMN Jaga Kestabilan Harga MinyaKita

Keterlibatan BUMN dalam distribusi MinyaKita sangatlah strategis. BUMN memiliki jaringan logistik yang luas hingga daerah terpencil. Jaringan ini melibatkan PT Rajawali Nusantara Indonesia (ID FOOD) dan Bulog. Kehadiran mereka menjamin harga jual sesuai HET yang di tetapkan.

Saluran distribusi yang di optimalkan mencakup pengecer dan pasar tradisional. BUMN bertugas memastikan MinyaKita di jual maksimal Rp14.000 per liter. Pengawasan ini sangat penting mencegah praktik penimbunan, maka dari itu Program ini adalah upaya pemerintah melindungi daya beli masyarakat.

Baca Juga : YouTuber Resbob Ditangkap usai Kontroversi

Menteri Perdagangan menegaskan pentingnya kolaborasi ini. Dukungan BUMN memastikan alokasi pasokan lebih tepat sasaran. Distributor diwajibkan menyalurkan produk ke pengecer resmi. Pengecer tersebut harus berkomitmen menjual sesuai dengan HET.

Langkah ini juga mendukung transisi dari minyak curah ke minyak kemasan. MinyaKita yang di kemas lebih higienis dan terjamin mutunya. Peningkatan distribusi lewat BUMN di harapkan menstabilkan harga komoditas. Stabilitas harga minyak goreng menjadi kunci penting pengendalian inflasi. Program ini memberikan jaminan keberlanjutan pasokan bagi rakyat.

Dengan jaringan yang luas, BUMN bisa menekan biaya logistik. Efisiensi ini membantu menjaga harga jual tetap rendah. Kepercayaan masyarakat terhadap ketersediaan MinyaKita pun meningkat, sehingga Ini adalah langkah nyata pemerintah dalam menjaga ketahanan pangan nasional.