Megadewa88 portal,Dalam upaya masif untuk menanggulangi praktik penyelundupan dan mengamankan penerimaan negara, otoritas terkait, yang dikoordinasikan oleh Purbaya, telah menyiapkan alokasi dana yang signifikan untuk modernisasi teknologi. Dana sebesar Rp45 miliar secara spesifik disiapkan untuk membiayai penguatan infrastruktur Teknologi Informasi (IT) yang berfungsi sebagai sistem antiselundup di berbagai titik kritis.

Alokasi dana sebesar Rp45 miliar ini menunjukkan keseriusan pemerintah dalam memanfaatkan teknologi canggih untuk mengamankan perbatasan, pelabuhan, dan bandara dari kegiatan ilegal. Penguatan IT ini tidak hanya mencakup pembelian perangkat keras dan perangkat lunak terbaru, tetapi juga pengembangan sistem analitik data yang mampu mendeteksi pola transaksi atau pergerakan barang yang mencurigakan secara real-time. Tujuannya adalah membangun tembok digital yang lebih kokoh untuk mencegah kerugian negara akibat praktik penyelundupan komoditas.

Purbaya menekankan bahwa investasi pada sistem IT ini adalah langkah strategis jangka panjang. Sistem antiselundup yang canggih akan meningkatkan efisiensi kerja petugas lapangan, mengurangi potensi human error, dan meminimalkan celah korupsi yang seringkali terjadi dalam proses pemeriksaan fisik. Dengan data yang akurat dan terintegrasi, penindakan terhadap penyelundup dapat dilakukan lebih cepat dan tepat sasaran.

Baca Juga:IEAEU-CEPA: Indonesia Buka Akses Pasar Bebas ke Uni Ekonomi Eurasia

Komitmen anggaran ini merupakan bagian dari reformasi birokrasi dan modernisasi pelayanan publik yang berorientasi pada peningkatan pengawasan dan pengamanan aset negara. Keberhasilan implementasi sistem ini akan menjadi indikator penting dalam mengurangi tingkat penyelundupan di Indonesia.