Megadewa88portal,Jakarta – Kota Tangerang Selatan (Tangsel) tengah menghadapi isu lingkungan. Kota penyangga Jakarta ini di landa krisis sampah akut. Sampah terlihat menumpuk di berbagai area publik. Kondisi ini secara nyata merusak citra kota yang modern.

Banyak laporan menunjukkan tumpukan sampah terjadi di titik strategis. Salah satunya terlihat jelas di kolong Flyover Ciputat dan Serpong. Tumpukan bahkan meluas hingga ke badan jalan. Situasi ini sangat mengganggu lalu lintas dan kenyamanan warga.

Krisis ini berakar dari masalah pengelolaan sampah. TPA Cipeucang yang utama sedang mengalami kendala operasional. Proses penataan TPA menyebabkan pengangkutan sampah terhambat. Pemerintah Kota Tangsel telah meminta maaf atas situasi ini.

Bau Busuk, Pencemaran, dan Ancaman Kesehatan Akibat Sampah

Tumpukan sampah yang tidak segera di angkut sangat berdampak buruk. Bau busuk yang menyengat langsung di rasakan oleh warga sekitar. Kondisi ini membuat area komersial menjadi sepi pengunjung. Kualitas hidup masyarakat pun otomatis menurun drastis.

Selain bau, tumpukan sampah meningkatkan risiko pencemaran. Sampah rumah tangga dan pasar di dominasi limbah basah. Cairan limbahnya (leachate) berpotensi merusak air tanah. Lokasi TPA Cipeucang yang dekat Sungai Cisadane memperparah risiko pencemaran.

Situasi ini juga membawa ancaman kesehatan serius. Sampah menjadi tempat ideal bagi perkembangbiakan penyakit. Nyamuk, lalat, dan tikus berkembang biak dengan cepat di sana. Warga di imbau waspada terhadap demam berdarah dan gangguan pencernaan.

Baca Juga : Perkuat MinyaKita: 35% Distribusi Disalurkan Lewat Jaringan BUMN

Volume sampah harian di Tangsel di perkirakan sangat besar. Angkanya mencapai sekitar 1.000 ton setiap harinya. Timbulan sampah ini jauh melebihi kapasitas pengolahan yang tersedia. Terganggunya TPA Cipeucang semakin menambah beban yang ada.

Pemerintah Kota menargetkan penataan TPA Cipeucang akan selesai segera. Sampah di alihkan sementara ke beberapa TPS3R terdekat. Solusi jangka panjangnya adalah membangun PSEL (Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik). Namun, implementasi solusi ini memerlukan waktu yang lama.

Krisis sampah ini harus menjadi pelajaran penting bagi Pemkot. Perlu adanya tindakan darurat yang cepat dan tepat. Edukasi mengenai pemilahan sampah dari sumber harus di masifkan. Tangsel harus berupaya keras mengembalikan kebersihan kotanya.