Megadewa88 portal,Jakarta – Berdasarkan riset terbaru yang diterbitkan dalam sebuah jurnal ilmiah terkemuka, terungkap bahwa konsumsi kopi secara bersamaan dengan antibiotik memiliki potensi untuk mengurangi efektivitas obat tersebut.

Studi yang dilakukan oleh tim peneliti dari Universitas Terapan di Swedia menemukan bahwa senyawa kafein dan metabolitnya dapat mengganggu proses penyerapan dan metabolisme antibiotik di dalam tubuh. Fenomena ini berpotensi menyebabkan kadar obat dalam darah tidak mencapai ambang terapeutik yang diperlukan untuk membunuh bakteri penyebab infeksi. Dengan kata lain, bakteri bisa mengembangkan resistensi terhadap antibiotik, menjadikan pengobatan kurang efektif atau bahkan gagal.
Baca Juga: Perlukah Konsumsi Obat Cacing Walau Tak Terinfeksi?
Lebih jauh lagi, para peneliti menjelaskan bahwa interaksi antara kopi dan antibiotik ini dapat bervariasi tergantung pada jenis antibiotik yang digunakan. Beberapa jenis antibiotik, seperti ciprofloxacin dan levofloxacin, dilaporkan sangat rentan terhadap interaksi dengan kafein, yang dapat memperlambat metabolisme obat. Akibatnya, durasi dan intensitas efek samping obat, seperti mual, pusing, dan gangguan tidur, dapat meningkat secara signifikan.
Meskipun temuan ini penting, para ahli menyarankan agar masyarakat tidak langsung menghentikan konsumsi kopi. Mereka menganjurkan agar pasien yang sedang dalam pengobatan antibiotik untuk berkonsultasi dengan dokter atau apoteker mengenai waktu yang tepat untuk minum kopi. Sebagai langkah pencegahan, disarankan untuk memberikan jeda waktu setidaknya dua hingga tiga jam antara konsumsi kopi dan dosis antibiotik. Langkah kecil ini dapat membantu memastikan obat bekerja secara optimal tanpa adanya gangguan dari kafein

Tinggalkan Balasan