Megadewa88portal,Jakarta – Presiden Prabowo Subianto kembali menegaskan komitmen Indonesia menghadapi krisis iklim saat berpidato di Sidang Umum PBB ke-80 di New York. Dalam forum dunia itu, ia menyampaikan rencana besar pemerintah membangun giant sea wall atau tanggul laut raksasa sepanjang 480 kilometer di pesisir utara Jawa. Proyek ini di sebut sebagai langkah krusial untuk menghadapi ancaman nyata kenaikan muka air laut yang semakin mengkhawatirkan.

Prabowo menjelaskan bahwa permukaan laut di pesisir utara Jakarta dan sekitarnya terus naik sekitar 5 sentimeter per tahun. Jika tidak di antisipasi, wilayah pesisir akan menghadapi risiko banjir rob, abrasi, hingga hilangnya daratan. Karena itu, pembangunan tanggul laut tidak bisa lagi di tunda dan harus segera di mulai meski target penyelesaiannya memakan waktu hingga 20 tahun.
Rencana Detail dan Dampak Positif Giant Sea Wall
Prabowo menyebut proyek giant sea wall tidak hanya fokus pada fisik tanggul, tapi juga terintegrasi dengan program mitigasi perubahan iklim. Pemerintah menyiapkan badan otorita khusus yang akan bertugas mengoordinasikan proyek, mulai dari perencanaan, pembangunan, hingga pengawasan. Keterlibatan berbagai pihak, termasuk pemerintah daerah, ahli lingkungan, dan mitra internasional, di nilai penting agar proyek berjalan sesuai target.
Selain itu, Indonesia juga menegaskan komitmen menuju net zero emissions 2060. Langkah konkret yang di tempuh antara lain melakukan reboisasi di lebih dari 12 juta hektar lahan terdegradasi serta menciptakan lapangan kerja hijau (green jobs) untuk masyarakat. Kombinasi antara pembangunan infrastruktur dan pemulihan ekosistem di harapkan menjadi strategi seimbang dalam menghadapi krisis iklim.
Baca Juga : Prancis akui Palestina, Macron sampaikan langsung di PBB
Prabowo menegaskan bahwa pendanaan proyek sebesar itu tidak bisa hanya mengandalkan APBN. Karena itu, Indonesia mengundang kerja sama internasional, termasuk investasi asing, untuk mendukung pembiayaan. Negara-negara sahabat di harapkan bisa turut berkontribusi, mengingat tantangan perubahan iklim adalah isu global yang membutuhkan gotong royong.
Giant sea wall dipandang sebagai proyek ambisius, tapi urgensinya tidak bisa diabaikan. Tanpa tindakan nyata, jutaan warga pesisir akan menghadapi risiko bencana setiap tahunnya. Dengan langkah berani yang diutarakan Prabowo di PBB. Indonesia menunjukkan keseriusan dalam menjaga masa depan pesisir sekaligus memperkuat posisi di panggung dunia.

2 Komentar