Megadewa88 portal,Prabowo Subianto menyatakan kesiapannya untuk meninggalkan keanggotaan dalam Board of Peace. Sikap tersebut disampaikan sebagai bentuk komitmen terhadap prinsip etika politik dan kepatuhan hukum, sekaligus menjawab perhatian publik mengenai posisi pejabat negara dalam forum internasional.

Keputusan itu dipandang sebagai langkah preventif untuk menghindari potensi konflik kepentingan di tengah peran strategis Prabowo dalam pemerintahan. Dengan melepaskan keterlibatan di Board of Peace, ia menegaskan fokus penuh pada tanggung jawab kenegaraan serta agenda politik-hukum nasional yang menuntut konsentrasi dan independensi kebijakan.

Pernyataan Prabowo juga mencerminkan upaya menjaga transparansi dan akuntabilitas di ruang publik. Dalam konteks politik-hukum, langkah tersebut dinilai sejalan dengan tuntutan tata kelola pemerintahan yang bersih, di mana pejabat publik diharapkan memisahkan kepentingan nasional dari afiliasi lembaga atau forum internasional.

Baca Juga:DPR Tegur Aparat Kepolisian, Transaksi Judol Menyusut

Sejumlah pengamat menilai sikap ini dapat memperkuat kepercayaan publik terhadap komitmen pemerintah dalam menegakkan etika jabatan. Di sisi lain, keputusan Prabowo meninggalkan Board of Peace menandai penegasan prioritas pada stabilitas politik, kepastian hukum, dan konsolidasi pemerintahan ke depan.