Megadewa88portal,Jakarta – Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Republik Indonesia kembali mengeluarkan peringatan keras kepada masyarakat. Peringatan ini terkait peredaran obat-obatan yang di klaim berasal dari Thailand. Obat-obatan ilegal ini, yang sering dipromosikan melalui media sosial, berpotensi mengandung zat berbahaya.
BPOM menekankan bahwa konsumsi obat-obatan tanpa izin edar ini dapat memicu efek samping serius. Salah satu risiko terbesarnya adalah serangan jantung dan masalah kardiovaskular lainnya yang fatal. Obat-obatan ini biasanya di pasarkan secara tidak sah sebagai produk pelangsing atau peningkat stamina instan.

Kepala BPOM, Penny K. Lukito, mendesak masyarakat untuk selalu waspada. Selalu cek izin edar melalui aplikasi resmi BPOM. Hal ini harus di lakukan sebelum mengonsumsi produk apa pun yang masuk ke dalam tubuh.
BPOM: Zat Kimia Berbahaya Sibutramine dan Risiko Jantung yang Fatal
Bahaya utama dari obat-obatan impor ilegal ini terletak pada kandungan zat kimianya yang tidak terkontrol. Seringkali, obat pelangsing ilegal mengandung zat bernama Sibutramine. Zat ini telah dilarang peredarannya di Indonesia dan banyak negara lain.
Sibutramine dikenal dapat meningkatkan tekanan darah dan detak jantung secara drastis dalam waktu singkat. Konsumsi Sibutramine dalam jangka panjang sangat meningkatkan risiko serangan jantung dan stroke. Risiko ini berlaku terutama bagi mereka yang memiliki riwayat penyakit jantung sebelumnya.
Baca Juga : Situasi terbaru daerah bencana Sumatra
Selain Sibutramine, beberapa obat ilegal juga mengandung dosis tinggi bahan kimia terlarang lainnya. Bahan ini berbahaya karena dapat menyebabkan kerusakan ginjal dan hati. BPOM bekerja sama dengan pihak kepolisian dan Bea Cukai. Mereka berupaya memberantas peredaran obat ilegal yang masuk melalui jalur tidak resmi.
BPOM mengimbau masyarakat untuk menjadi konsumen yang cerdas dan kritis. Jika Anda menemukan produk yang mencurigakan, segera laporkan. Laporan dapat di lakukan melalui layanan pengaduan resmi BPOM yang tersedia online. Kesehatan dan keselamatan konsumen adalah prioritas utama pemerintah. Jangan pernah mudah tergiur dengan klaim instan dan fantastis di media sosial.

Tinggalkan Balasan