Megadewa88portal,Jakarta – Situasi geopolitik dunia sedang sangat memanas akibat pecahnya perang di berbagai wilayah global. Memasuki tahun 2026, ketidakpastian ekonomi semakin nyata karena gangguan rantai pasok pangan internasional. Banyak negara kini mulai memprioritaskan stok domestik guna menghindari krisis kelaparan yang mengancam. Kondisi ini menuntut Indonesia untuk segera memperkuat sistem pertahanan pangan nasional secara mandiri.

Presiden Prabowo Subianto memberikan peringatan keras mengenai risiko besar akibat terus bergantung pada impor beras. Beliau menegaskan bahwa saat perang negara pengekspor akan mendahulukan kebutuhan rakyatnya sendiri. Bergantung pada negara lain untuk urusan perut di anggap sebagai kelemahan fatal bagi bangsa. Oleh karena itu kemandirian pangan harus menjadi prioritas utama pemerintah dalam waktu dekat.

Impor Beras

Pemerintah kini mulai memacu program swasembada pangan sebagai langkah pertahanan non-militer paling krusial. Prabowo menekankan kemandirian sektor pertanian adalah kunci agar Indonesia tetap berdiri tegak. Tanpa kedaulatan pangan kuat kita akan sangat rentan terhadap tekanan politik negara lain. Transformasi besar pada sektor agraris perlu di lakukan demi menjamin keselamatan seluruh rakyat Indonesia.

Langkah Strategis Menuju Swasembada Pangan Di Tengah Krisis Global

Pemerintah fokus pada perluasan lahan pertanian dan optimalisasi teknologi pengairan di berbagai daerah strategis. Penguatan peran petani lokal melalui subsidi pupuk tepat sasaran menjadi prioritas dalam APBN 2026. Diversifikasi pangan juga terus di dorong agar masyarakat tidak hanya terpaku pada konsumsi beras saja. Langkah nyata ini di harapkan mampu memperkuat cadangan logistik nasional di masa depan.

Baca Juga : Koperasi Sumatera Utara Rugi Tiga Puluh Tujuh Miliar Akibat Banjir

Pembangunan lumbung pangan nasional terus di percepat untuk menjamin ketersediaan stok beras secara merata. Prabowo mengajak sektor swasta berinvestasi pada industri hilirisasi pertanian guna meningkatkan nilai tambah. Langkah ini menciptakan ketahanan kokoh sehingga Indonesia tidak perlu cemas saat krisis global melanda. Investasi pada teknologi pertanian modern akan mempercepat pencapaian target swasembada yang berkelanjutan.

Bahaya impor beras di tengah ancaman perang harus menjadi perhatian kolektif seluruh masyarakat. Kemandirian pangan bukan hanya tanggung jawab pemerintah melainkan tugas bersama menjaga kedaulatan negara. Mari kita dukung penuh upaya peningkatan produksi lokal demi masa depan pangan yang aman. Kesejahteraan petani harus di tingkatkan agar sektor pertanian tetap menjadi pilar utama ekonomi nasional.