MEGADEWA88 PORTAL, Jakarta – BBM Langka Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, meminta masyarakat Jember agar tidak melakukan pembelian bahan bakar minyak (BBM) secara berlebihan menyusul kelangkaan yang sempat terjadi dalam beberapa hari terakhir.
Menurut Khofifah, distribusi BBM ke wilayah Jember kini telah kembali stabil bahkan jumlahnya sudah melebihi kebutuhan harian. Penyaluran BBM juga dibantu dari daerah lain seperti Surabaya dan Malang.

“Kami mengimbau masyarakat di Jember maupun yang hanya melintas, agar tidak melakukan pembelian secara panik. Insyaallah, distribusi dari Pertamina sudah kembali seperti semula,” ujarnya seusai pertemuan dengan pihak Pertamina Patra Niaga di Kantor Gubernur Jatim, Rabu (30/7).
Baca Juga: Pemerintah Gratiskan PBG, BPHTB, dan PPN Rumah MBR Sampai Akhir 2025
Ia menambahkan, antrean panjang yang terjadi di sejumlah SPBU di Jember bisa segera terurai asalkan masyarakat tidak kembali memborong BBM.
Pernyataan senada disampaikan oleh Executive General Manager Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus, Aji Anom Purwasakti. Menurutnya, antrean yang terjadi saat ini sebagian besar dipicu oleh kepanikan masyarakat, bukan karena kekurangan stok.
“Situasi ini banyak dipengaruhi oleh panic buying. Butuh waktu dan upaya untuk meyakinkan masyarakat bahwa pasokan aman dan terus berjalan,” jelas Aji.
Ia menyebut, kelangkaan yang sempat terjadi disebabkan oleh gangguan distribusi dari arah Banyuwangi akibat kemacetan parah di Pelabuhan Ketapang serta penutupan jalan nasional di kawasan Gumitir.
Meski begitu, Aji memastikan pasokan BBM ke Jember saat ini sudah mulai stabil. Setiap harinya, pasokan BBM ke wilayah tersebut sudah mencapai angka 1.000 kiloliter, yang bahkan lebih tinggi dari rata-rata kebutuhan harian sebesar 900 kiloliter.
“Kalau kita lihat dari volume sejak hari Minggu dan Senin kemarin, suplai sudah kembali ke kondisi normal,” kata Aji.
Ia juga menambahkan bahwa distribusi BBM akan terus ditingkatkan dalam beberapa hari ke depan guna mengembalikan kepercayaan masyarakat dan memastikan kebutuhan tetap terpenuhi.

1 Komentar