Megadewa88portal,Jakarta – Proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung (KCJB) menghadapi babak baru yang krusial. Delegasi Indonesia saat ini tengah melakukan negosiasi intensif. Negosiasi dilakukan dengan China Development Bank (CDB) mengenai restrukturisasi dan syarat utang proyek tersebut.

Bocoran materi negosiasi mengungkapkan fokus utama Indonesia. Fokus tersebut adalah menekan biaya pinjaman yang di nilai terlalu tinggi. Indonesia berargumen bahwa suku bunga saat ini terlalu tinggi.

Suku bunga pinjaman tersebut sangat memberatkan keuangan negara. Selain suku bunga, negosiasi juga menyentuh masa tenor pinjaman yang perlu di perpanjang. Pemerintah Indonesia berupaya mendapatkan perpanjangan masa pembayaran utang. Tujuannya adalah meringankan beban likuiditas dalam jangka pendek.

Fokus Utama: Penurunan Suku Bunga Pinjaman dan Jaminan

Bocoran menyebutkan, utang yang dinegosiasikan berkisar pada pinjaman untuk menutup biaya pembengkakan anggaran (cost overrun). Jumlah pembengkakan ini di perkirakan mencapai sekitar Rp 25 triliun. Utang tersebut berasal dari CDB, yang merupakan bank pembangunan milik pemerintah China.

Saat ini, suku bunga pinjaman dari CDB berada di kisaran 4,0 hingga 4,5 persen. Indonesia bernegosiasi keras agar suku bunga tersebut dapat d iturunkan. Targetnya adalah berada di bawah 3 persen. Suku bunga ini diharapkan mendekati suku bunga pinjaman komersial Jepang.

Baca Juga : Banjir Bandang Lembah Anai Renggut Tiga Prajurit TNI

Selain masalah suku bunga, ada pula diskusi mengenai jaminan (guarantee) dari Pemerintah Indonesia. Pihak China meminta jaminan penuh dari APBN negara. Namun, Pemerintah Indonesia berupaya membatasi jaminan ini. Tujuannya adalah menjaga risiko fiskal negara agar tetap terkontrol.

Meskipun negosiasi ini berlangsung alot, suasananya tetap konstruktif dan terbuka. Pemerintah Indonesia berkomitmen memastikan Kereta Cepat dapat beroperasi secara berkelanjutan dan menguntungkan. Hasil negosiasi ini sangat krusial bagi keuangan KCJB. Ini akan menentukan beban finansial KCJB dalam jangka panjang.