Megadewa88 portal,Investor terkemuka, Danantara, secara eksplisit menegaskan komitmennya terhadap praktik investasi yang didasarkan pada fundamental kuat dan keberlanjutan jangka panjang, sembari menjauhi potensi jebakan pasar yang dikenal sebagai “saham gorengan”. Pernyataan ini disampaikan dalam sebuah forum investasi tertutup, menggarisbawahi pendekatan konservatif namun strategis yang menjadi pedoman utama dalam alokasi modalnya.

Filosofi Investasi Berbasis Nilai Jangka Panjang
Danantara menyatakan bahwa niatnya untuk terus berinvestasi di pasar modal dan sektor riil di Indonesia sangatlah besar, namun setiap keputusan investasi harus didahului oleh analisis mendalam terhadap nilai intrinsik perusahaan. Prinsip yang dianutnya adalah mencari aset yang memiliki prospek pertumbuhan nyata, model bisnis yang kokoh, dan tata kelola perusahaan yang transparan. Sikap ini menegaskan bahwa investasi yang berkualitas tidak seharusnya berlandaskan pada fluktuasi harga jangka pendek atau rumor pasar yang tidak berdasar.
Penghindaran terhadap saham yang dianggap “gorengan” merupakan langkah proaktif untuk memitigasi risiko kerugian substansial. Istilah “saham gorengan” merujuk pada saham dengan kapitalisasi pasar kecil yang harganya dimanipulasi atau digerakkan oleh spekulasi semata, tanpa adanya dukungan kinerja perusahaan yang memadai. Menurut Danantara, alih-alih mengejar keuntungan sesaat yang tidak stabil, investor harus fokus pada perusahaan yang benar-benar menciptakan nilai ekonomi, sehingga investasi dapat memberikan imbal hasil yang berkelanjutan dan etis.
Kriteria dan Sektor Prioritas Alokasi Modal
Dalam menjalankan rencana investasinya, Danantara menetapkan kriteria ketat, termasuk likuiditas yang memadai, rekam jejak manajemen yang kredibel, serta potensi pertumbuhan industri di masa depan. Sektor-sektor yang menjadi fokus utama cenderung pada bidang-bidang yang fundamentalnya kuat dan sejalan dengan agenda pembangunan nasional, seperti infrastruktur, teknologi yang adaptif, dan industri yang berorientasi pada ekspor atau konsumsi domestik yang stabil.
Baca Juga:BI Berpeluang Turunkan Bunga Acuan Lagi
Keputusan untuk menghindari spekulasi liar juga merupakan pesan bagi investor ritel, yang seringkali menjadi korban utama dari praktik manipulasi harga. Danantara menekankan pentingnya edukasi dan disiplin investasi, menyarankan agar publik selalu mengutamakan studi fundamental dan diversifikasi portofolio. Dengan demikian, pendekatan investasi yang dianutnya tidak hanya tentang menciptakan keuntungan pribadi, tetapi juga mendorong terciptanya pasar modal yang lebih sehat, transparan, dan terhindar dari praktik-praktik yang merugikan integritas pasar.

Tinggalkan Balasan