Megadewa88portal,Jakarta – Mengganti feeder whoosh dengan KRL tengah di rencanakan oleh PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) bersama PT Kereta Api Indonesia (KAI). Perubahan ini akan terjadi pada sistem feeder Kereta Cepat Whoosh saat ini. Layanan kereta feeder dari Stasiun Padalarang menuju pusat Kota Bandung akan diganti. Penggantian ini akan menggunakan Kereta Rel Listrik (KRL) atau Commuter Line.

Langkah strategis ini bertujuan untuk meningkatkan efisiensi waktu dan mengurangi waktu tempuh penumpang secara signifikan. Penggantian dari kereta diesel ke KRL di harapkan dapat mempercepat jadwal perjalanan kereta feeder. KRL juga memiliki akselerasi dan deselerasi yang jauh lebih cepat di bandingkan diesel.

Penggunaan Kereta Listrik juga sejalan dengan komitmen pemerintah untuk transisi energi hijau dalam sektor transportasi massal. Kereta Listrik di kenal lebih ramah lingkungan dan bebas emisi di bandingkan kereta diesel konvensional. Rencana implementasi ini di harapkan dapat terealisasi dalam waktu dekat untuk melayani masyarakat.

Peningkatan Kapasitas, Integrasi Stasiun Padalarang, dan Dukungan Infrastruktur Jaringan

Penggantian feeder menjadi KRL akan membawa dampak positif pada kapasitas angkut penumpang harian yang di layani. KRL mampu membawa penumpang dalam jumlah yang lebih banyak dan frekuensi yang lebih rapat. Hal ini sangat penting untuk mendukung volume penumpang Whoosh yang terus meningkat pesat.

KCIC dan KAI tengah fokus pada integrasi di Stasiun Padalarang agar perpindahan penumpang berjalan mulus. Infrastruktur jalur rel yang sudah tersedia akan di maksimalkan untuk menampung lalu lintas KRL yang padat. Persiapan meliputi penambahan jalur dan pembenahan fasilitas stasiun yang lebih modern dan efisien.

Baca Juga : Terobosan Energi Hijau: Proyek Olahan Sampah Jadi Listrik di 7 Kota Mulai Digarap

Proyek ini juga memerlukan dukungan penuh dari pemerintah daerah dan pusat untuk penyediaan daya listrik. Kelistrikan jalur rel harus di pastikan andal untuk operasional KRL yang intensif setiap harinya. Penggantian ini di harapkan membuat perjalanan Bandung-Jakarta via Whoosh menjadi jauh lebih cepat dan nyaman.