Megadewa88portal,Jakarta – Ketegangan antara Israel dan Palestina kembali menyita perhatian dunia. Di tengah situasi yang kian memanas, Ketua PP Muhammadiyah, Anwar Abbas, menyerukan agar negara-negara Arab tidak tinggal diam. Ia menilai Israel sudah mengibarkan bendera perang total dengan menolak eksistensi negara Palestina.

Menurut Anwar, pembangunan permukiman Israel di wilayah yang di duduki bukan sekadar ekspansi, melainkan upaya merebut seluruh tanah Palestina. Jika tidak ada langkah nyata dari negara-negara Arab, Gaza dan Tepi Barat di khawatirkan sepenuhnya jatuh ke tangan Israel. Pernyataan ini menjadi sinyal kuat bahwa dunia Arab di tuntut untuk segera bersatu.

Tantangan & Strategi Persatuan Arab

Muhammadiyah menilai persatuan Arab menjadi syarat penting untuk menekan langkah Israel. Negara-negara Arab perlu mengesampingkan perbedaan internal demi membangun sikap kolektif, baik dalam aspek politik, militer, maupun diplomasi. Dengan begitu, suara mereka akan lebih kuat di forum internasional.

Namun, jalan menuju persatuan itu tidaklah mudah. Setiap negara Arab memiliki kepentingan nasional yang berbeda, tekanan internasional juga kerap menghambat, di tambah risiko keamanan jika konflik meluas. Muhammadiyah mendorong agar diplomasi di jalankan lewat jalur hukum internasional, termasuk memanfaatkan PBB dan Mahkamah Pidana Internasional untuk menuntut Israel.

Selain sikap politik, Muhammadiyah juga menegaskan pentingnya dukungan kemanusiaan. Organisasi ini sejak lama aktif menggalang bantuan untuk Palestina melalui lembaga sosial dan jaringan internasional. Langkah ini menunjukkan bahwa perjuangan bukan hanya lewat diplomasi, tapi juga lewat solidaritas nyata.

Seruan Muhammadiyah bukan sekadar retorika, tetapi ajakan untuk membangun strategi jangka panjang. Persatuan Arab harus dibuktikan dengan aksi nyata, mulai dari konsolidasi kebijakan luar negeri, kesiapan dukungan militer bila diperlukan, hingga konsistensi dalam memperjuangkan hak Palestina di panggung global.

Baca Juga : Nepal Kondusif Lagi Setelah Perdana Menteri Baru Dilantik

Jika seruan ini disambut serius, ada peluang besar lahirnya perubahan signifikan di Timur Tengah. Namun jika hanya sebatas wacana, maka penderitaan rakyat Palestina akan semakin panjang tanpa kepastian. Dunia kini menunggu, apakah seruan ini akan menjadi titik balik atau hanya sekadar gema di ruang kosong.