Megadewa88 portal,Vatikan – 7 September 2025 – Ribuan umat Katolik dari berbagai penjuru dunia memadati Lapangan Santo Petrus di Vatikan untuk menyaksikan sebuah peristiwa bersejarah: kanonisasi atau pengangkatan Carlo Acutis, seorang remaja Italia yang dijuluki “santo milenial” dan “pelindung internet”, sebagai orang kudus atau santo. Upacara yang dipimpin oleh Paus Leo XIV ini menandai momen pertama kalinya seorang individu dari generasi milenial diakui secara resmi sebagai santo oleh Gereja Katolik.

Carlo Acutis, yang meninggal pada usia 15 tahun akibat leukemia pada tahun 2006, dikenal karena ketaatan imannya yang luar biasa dan kemampuannya memanfaatkan teknologi untuk menyebarkan ajaran Katolik. Semasa hidupnya, ia menciptakan sebuah pameran digital yang mendokumentasikan mukjizat Ekaristi di seluruh dunia, yang kini telah menjangkau ribuan paroki dan paroki di berbagai negara. Warisan digitalnya inilah yang membuat Acutis dijuluki “influencer Tuhan”.
Baca Juaga:Trump Tegaskan Ancaman bagi Venezuela Dekati Kapal AS
Kanonisasi ini sempat ditunda menyusul wafatnya Paus Fransiskus, namun akhirnya terlaksana dalam upacara khidmat yang juga mengkanonisasi Beato Pier Giorgio Frassati. Proses panjang kanonisasi Acutis, yang dimulai dengan beatifikasi pada tahun 2020, didorong oleh dua mukjizat yang dikaitkan dengannya, termasuk penyembuhan seorang anak dari Brasil dan seorang mahasiswi asal Kosta Rika.
Kehadiran ribuan jemaat, terutama kaum muda, menunjukkan bahwa keteladanan Acutis dalam memadukan iman dengan kehidupan modern sangat relevan. Paus Leo XIV dalam homilinya berharap, semangat Carlo Acutis untuk menjadikan Ekaristi sebagai “jalan tol menuju surga” dapat menginspirasi generasi muda untuk meneladani kesucian dan cinta kasihnya dalam melayani sesama, serta menggunakan teknologi sebagai alat positif untuk kebaikan. Kanonisasi ini bukan hanya pengakuan terhadap Acutis, tetapi juga pesan kuat dari Vatikan bahwa kekudusan dapat dicapai oleh siapa saja di era digital.

1 Komentar