Megadewa88portal,Jakarta – Wacana bahwa gubernur akan di pilih oleh pemerintah pusat mendapat tanggapan serius dari Partai Gerindra. Sekretaris Jenderal Gerindra, Sugiono, menyatakan bahwa hal seperti ini tidak bisa dijalankan sepihak.

Menurut Sugiono, Gerindra tetap berkomitmen pada prinsip demokrasi. Artinya, jika memang ada evaluasi sistem pemilihan kepala daerah, maka harus melalui pembahasan resmi bersama DPR.

Dia menegaskan, semua kebijakan yang menyangkut tata kelola negara harus punya dasar hukum yang kuat. Tidak boleh hanya berdasarkan keputusan eksekutif semata.

Gerindra sendiri terbuka jika sistem pemilihan kepala daerah perlu ditinjau ulang. Namun, mereka mendorong agar rakyat tetap menjadi bagian dari proses itu.

Harus Transparan dan Sesuai Konstitusi

Sugiono menyebut, bila perubahan sistem di lakukan, maka peran DPR sangat penting sebagai representasi rakyat. Sistem baru tidak boleh mengabaikan transparansi dan akuntabilitas.

Meski begitu, ia memahami ada alasan efisiensi atau keamanan dalam mengusulkan sistem baru. Tapi semua itu harus di barengi dengan mekanisme pengawasan yang jelas.

Gerindra mengingatkan, pemilihan langsung selama ini memberi ruang bagi rakyat untuk memilih pemimpinnya. Jika hal itu berubah, maka harus di jamin tetap ada akuntabilitas.

Baca juga : Vonis 4,5 Tahun Tom Lembong Gugur, Kejagung Pastikan Abolisi Berlaku

Menurut Sugiono, Gerindra tidak menolak wacana itu secara mentah. Tapi menegaskan bahwa demokrasi tidak boleh di korbankan atas nama efisiensi atau stabilitas.

Kesimpulannya, Gerindra meminta agar wacana pemilihan gubernur oleh pusat tidak di eksekusi tergesa-gesa. Semua pihak harus terlibat dalam pembahasannya agar demokrasi tetap terjaga.