Megadewa88portal,Jakarta – PT Pertamina (Persero) telah mencapai tonggak sejarah penting dalam proyek modernisasi kilangnya. Kilang Balikpapan di Kalimantan Timur kini secara resmi mengoperasikan Unit Pemurnian LPG baru. Unit ini merupakan bagian krusial dari Proyek Refinery Development Master Plan (RDMP) Balikpapan yang ambisius.
Pengoperasian unit ini di mulai pada awal Desember 2025. Unit baru ini bertujuan utama untuk memperkuat ketahanan energi nasional Indonesia. Ini adalah langkah maju Pertamina dalam mencapai swasembada energi.

Unit Pemurnian LPG ini merupakan salah satu infrastruktur pendukung yang telah di rampungkan dalam RDMP Balikpapan, sehingga Keberhasilan start-up unit ini menunjukkan kemajuan signifikan. Kilang Balikpapan siap menjadi kilang minyak terbesar di Indonesia.
Peningkatan Kapasitas Produksi dan Mutu Produk Berstandar Euro V
Unit Pemurnian LPG yang baru di operasikan ini memiliki kapasitas produksi yang signifikan. Kapasitasnya mencapai 43 ribu ton per tahun, maka dari itu Ini merupakan tambahan produksi LPG yang akan di salurkan ke pasar domestik.
Secara keseluruhan, proyek RDMP Balikpapan bertujuan meningkatkan kapasitas pengolahan minyak mentah. Kapasitas ini naik dari 260 ribu menjadi 360 ribu barel per hari. Proyek ini bernilai investasi sekitar US$ 7,4 miliar.
Selain LPG, kilang yang telah di modernisasi ini akan menghasilkan bahan bakar lain yang lebih berkualitas. Produk yang di hasilkan meliputi gasoline, diesel, dan avtur dengan mutu yang lebih tinggi, sehingga Produk-produk ini memenuhi standar emisi setara Euro V yang lebih ramah lingkungan.
Baca Juga : Alarm Kesehatan! BPOM Wanti-wanti Obat Thailook Picu Serangan Jantung
Peningkatan mutu ini sangat penting untuk kualitas udara Indonesia. Proyek strategis nasional (PSN) ini juga membawa dampak ekonomi besar. Proyek ini di perkirakan dapat mengurangi impor BBM hingga Rp 68 triliun per tahun. Hal ini sangat krusial bagi neraca perdagangan Indonesia.
Pengoperasian unit LPG ini menandai kesiapan Kilang Balikpapan. Kilang ini siap memproduksi energi yang lebih bersih. Ini adalah tulang punggung transformasi energi Pertamina menuju kemandirian energi nasional.

Tinggalkan Balasan