Megadewa88,Jakarta – Mie Tek Tek BKB di kawasan Benteng Kuto Besak (BKB) Palembang telah menjadi salah satu primadona kuliner malam yang tak terpisahkan. Meskipun bukan makanan asli Palembang, mi tek tek di sini telah mengukuhkan namanya. Ia bersaing ketat dengan kuliner ikonik seperti pempek.
Penjual mi tek tek di BKB umumnya menggelar lapak sederhana dan outdoor. Mereka menggunakan terpal sebagai atap. Kursi-kursi kecil di sediakan sebagai tempat duduk bagi pelanggan. Suasana malam hari di tepi Sungai Musi menambah sensasi bersantap.

Pemandangan Jembatan Ampera yang indah dengan lampu-lampu kerlap-kerlip menjadi latar belakang. Para pedagang di BKB ini umumnya mempertahankan resep otentik mi tek tek Jawa. Kualitas rasa yang khas dan harga yang terjangkau membuat mi tek tek BKB selalu ramai.
Cita Rasa Khas Arang dan Aroma Smoky yang Menggoda
Mi tek tek di BKB di sajikan dalam dua pilihan cara yang populer. Pengunjung bisa memilih Mi Tek Tek Kuah yang hangat. Atau memilih Mi Tek Tek Kering (goreng) yang lebih bold rasanya. Kedua varian ini menawarkan kelezatan dengan harga yang sangat ramah di kantong.
Meskipun sederhana, keunikan mi tek tek terletak pada proses memasaknya yang istimewa. Banyak pedagang masih mempertahankan cara tradisional. Mereka memasak menggunakan bara dari arang atau anglo kecil. Cara masak ini menghasilkan aroma smoky yang kuat dan khas.
Bumbu racikannya meliputi bawang putih, bawang merah, dan cabai yang di ulek halus. Bumbu ini di tumis hingga matang bersama telur orak-arik. Kemudian, mi basah dan irisan sayuran dimasukkan dengan cepat. Kecap manis dan bumbu penyedap lainnya di tambahkan.
Baca Juga : Bukit Doa Tomohon: Surga Damai di Kaki Gunung Lokon
Rasa yang di hasilkan adalah perpaduan manis, gurih, dan sedikit pedas yang menghangatkan perut. Rasa mi tek tek ini sangat konsisten. Konsistensi rasa adalah alasan utama pelanggan selalu kembali.
Menikmati mi tek tek di BKB memberikan sensasi unik dan romantis. Kombinasi mi yang lezat dan suasana pinggir sungai menjadi daya tarik utama. Mie tek tek BKB menjadi bukti nyata. Hidangan kaki lima sederhana dapat menjadi ikon kuliner suatu kota, sehingga Ia di cintai oleh warga lokal maupun pendatang dari luar Palembang.

Tinggalkan Balasan