Megadewa88portal.comPT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) (BRIS)
terus memperluas jaringan perbankan syariah ke pasar internasional. Kali ini, BSI menyiapkan kantor cabang baru di Jeddah, Arab Saudi.

Direktur Utama BSI, Anggoro Eko Cahyo, menjelaskan bahwa perusahaan menargetkan kantor cabang tersebut mulai beroperasi pada November hingga Desember 2026. Saat ini, tim BSI bersama otoritas Arab Saudi masih menjalankan proses pemeriksaan dan evaluasi.

“Kita dengan Saudi sedang proses untuk due diligence-nya. Ditargetkan di akhir tahun November-Desember kita bisa mulai buka cabangnya,” ujar Anggoro saat acara kerja sama BSI dan BPJS Ketenagakerjaan di Grha BPJamsostek, Jumat (10/7/2026).

Kantor Cabang BSI Jeddah Utamakan Layanan Haji dan Umrah

Pada tahap awal, BSI akan mengutamakan layanan bagi masyarakat Indonesia yang menjalankan ibadah haji dan umrah. Fokus tersebut sesuai dengan kebutuhan utama nasabah Indonesia di Arab Saudi.

Selain itu, BSI melihat peluang besar dari jumlah jemaah Indonesia yang melakukan perjalanan ke Tanah Suci setiap tahun. Oleh karena itu, perusahaan ingin menghadirkan layanan keuangan yang lebih mudah dan praktis.

“Yang pertama kita akan fokus untuk membantu para jemaah Indonesia itu kan haji dan umrah dulu,” kata Anggoro.

Dengan hadirnya kantor cabang di Jeddah, jemaah Indonesia dapat mengakses layanan perbankan syariah dengan lebih nyaman. Kemudian, BSI juga akan mengembangkan layanan lain sesuai perkembangan kebutuhan pasar.

BSI Perkuat Ekspansi Perbankan Syariah di Timur Tengah

Sebelumnya, BSI membuka kantor cabang di Dubai, Uni Emirat Arab. Kantor tersebut menjadi langkah awal perusahaan untuk memperkenalkan layanan perbankan syariah Indonesia di kawasan Timur Tengah.

Selanjutnya, BSI akan memperluas jaringan melalui kantor cabang Jeddah. Dengan langkah tersebut, perusahaan memiliki peluang lebih besar untuk memperkuat hubungan ekonomi Indonesia dengan kawasan Timur Tengah.

Tidak hanya itu, ekspansi ini menunjukkan komitmen BSI dalam mengembangkan industri keuangan syariah Indonesia. Perseroan juga ingin membawa layanan perbankan nasional ke pasar global.

Baca Juga: Paylater Perbankan Tumbuh 37,72 Persen

Arab Saudi Izinkan BSI Membuka Kantor Cabang Sejak 2025

BSI mulai menjalankan rencana ekspansi ke Arab Saudi setelah pemerintah setempat menyetujui pembukaan kantor cabang pada April 2025.

Pemerintah Arab Saudi mengumumkan keputusan tersebut melalui sidang Kabinet yang dipimpin Putra Mahkota sekaligus Perdana Menteri Mohammed bin Salman bin Abdulaziz Al Saud.

Selain menjadi pencapaian bisnis, keputusan tersebut memperkuat kerja sama ekonomi antara Indonesia dan Arab Saudi. Kedua negara terus mengembangkan sektor keuangan berbasis syariah.

Sementara itu, hubungan kedua negara semakin berkembang melalui berbagai kerja sama ekonomi, investasi, dan layanan keuangan Islam.

BSI Perkuat Peran Indonesia dalam Keuangan Syariah Global

Sebagai bank syariah terbesar di Indonesia, BSI terus meningkatkan daya saing melalui strategi ekspansi internasional. Perusahaan melihat peluang besar dalam pertumbuhan ekonomi syariah dunia.

Jeddah menjadi lokasi strategis karena kota tersebut memiliki aktivitas ekonomi yang tinggi. Selain itu, Jeddah menjadi pintu masuk utama bagi jutaan jemaah dari berbagai negara menuju Tanah Suci.

Melalui kantor cabang baru tersebut, BSI ingin memberikan layanan keuangan yang lebih dekat kepada masyarakat Indonesia di Arab Saudi. Lebih lanjut, perusahaan juga berupaya memperkuat hubungan ekonomi syariah kedua negara.

Jika seluruh persiapan berjalan sesuai rencana, BSI akan mulai mengoperasikan kantor cabang Jeddah pada akhir 2026. Dengan demikian, BSI semakin memperkuat posisinya sebagai bank syariah Indonesia dengan jaringan internasional.