Megadewa88portal,Jakarta – Gempa besar berkekuatan 8,8 magnitudo mengguncang wilayah Kamchatka, Rusia, dan memicu tsunami kecil yang menyebar hingga ke pesisir Jepang. Tak lama setelah peringatan tsunami di umumkan, masyarakat Jepang di hebohkan dengan temuan empat paus terdampar di garis pantai. Fenomena ini langsung menarik perhatian karena jarang terjadi dan dianggap berkaitan dengan aktivitas bawah laut ekstrem.

Kok Bisa Paus Terdampar? Ini Penjelasan Para Ahli

Gempa bawah laut bisa menyebabkan perubahan tekanan dan arus air yang ekstrem. Saat tsunami terbentuk, air laut biasanya surut cepat sebelum gelombang besar datang. Paus dan mamalia laut lainnya bisa kebingungan dengan perubahan mendadak ini, terutama jika mereka berada terlalu dekat dengan pantai.

Dalam banyak kasus, paus memiliki sistem navigasi alami yang sangat sensitif terhadap gangguan suara dan tekanan. Ketika terjadi getaran besar atau gelombang tak biasa, mereka bisa kehilangan arah. Di tambah lagi, jika arus menyeret mereka ke perairan dangkal, mereka bisa kesulitan kembali ke laut dalam.

Baca juga : Terry Bollea Hulk Hogan, Bintang Gulat Dunia, Wafat di Umur 71 Tahun

Ahli laut juga menambahkan bahwa gelombang sekuat ini bisa memicu disorientasi sonar alami paus. Akibatnya, mereka bisa salah membaca arah dan akhirnya terjebak di daratan. Di Jepang, kejadian seperti ini bukan yang pertama, tapi tetap di anggap langka dan menjadi perhatian dunia.

Meski tsunami yang sampai ke Jepang tergolong ringan, hanya sekitar 30 cm, tetap saja dampaknya cukup signifikan bagi ekosistem laut. Tim penyelamat laut Jepang langsung bergerak cepat untuk menyelamatkan paus yang masih hidup.