Megadewa88portal,Jakarta – PT Bank Mandiri (Persero) Tbk kembali menegaskan komitmennya dalam mendukung program pemerintah. Bank Mandiri Region VI Jawa Barat baru-baru ini menyalurkan pembiayaan besar. Total dana yang di kucurkan mencapai Rp 24 miliar. Kredit ini secara spesifik di tujukan kepada para debitur yang terlibat dalam Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Regional CEO Bank Mandiri Region VI/Jawa Barat, Nila Mayta Dwi Rihandjani, mengonfirmasi kabar ini. Pembiayaan tersebut di salurkan kepada total 16 debitur mitra Badan Gizi Nasional (BGN). Dana ini bertujuan vital untuk mendukung kelancaran operasional para pelaku usaha. Ini termasuk pembiayaan untuk pegawai hingga pemasok bahan baku makanan.

MBG

Total pembiayaan sebesar Rp 24 miliar tersebut terbagi menjadi dua kategori utama. Sebanyak Rp 13 miliar di salurkan kepada enam debitur yang termasuk kelompok Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Sementara itu, sisanya, sebesar Rp 11 miliar, di alokasikan untuk 10 debitur di segmen mikro. Penyaluran kredit ini mencerminkan peran aktif Bank Mandiri dalam mengakselerasi pertumbuhan ekonomi kerakyatan.

Dukungan Bank Mandiri Meluas pada Program Prioritas Nasional Lainnya

Dukungan Bank Mandiri terhadap Program MBG ini di nilai sangat strategis. Nila Mayta Dwi Rihandjani menjelaskan potensi pembiayaan yang besar. Potensi ini bisa di garap dari setiap Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). Bank Mandiri tidak hanya fokus membiayai SPPG itu sendiri. Mereka juga berpotensi membiayai seluruh rantai pasoknya.

Potensi pembiayaan ini mencakup pembiayaan pegawai hingga pemasok bahan baku makanan. Inisiatif ini membantu menciptakan ekosistem bisnis yang berkelanjutan. Hal ini juga membantu memperkuat sektor UMKM di Jawa Barat. Komitmen ini selaras dengan fokus pemerintah dalam meningkatkan gizi masyarakat.

Baca Juga : Polisi selidiki kayu Sumbar yang terdampar di Lampung

Selain Program MBG, Bank Mandiri Region VI Jabar juga aktif mendukung program prioritas lain. Salah satunya adalah dukungan penuh terhadap Program 3 Juta Rumah. Hingga saat ini, realisasi pembiayaan melalui skema FLPP sudah mencapai angka signifikan. Pembiayaan ini mencapai Rp 163 miliar kepada 1.049 debitur di Jawa Barat.

Bank Mandiri juga menyalurkan kredit sebesar Rp 6 triliun kepada dua debitur besar. Debitur tersebut adalah developer dan rekanan proyek perumahan di Jawa Barat. Selain itu, Bank Mandiri Jabar menyatakan kesiapannya menyalurkan Kredit Industri Padat Karya (KIPK). Potensi penyaluran KIPK ini diperkirakan mencapai angka fantastis, yaitu Rp 17 triliun. Penyaluran kredit ini adalah bagian dari komitmen Mandiri mendukung sektor-sektor strategis nasional.