Megadewa88,Jakarta  –Saat ini, dunia tengah menghadapi beragam wabah penyakit baru yang terus bermunculan, mulai dari pandemi Covid-19 yang telah berlangsung lebih dari dua tahun, hingga kemunculan penyakit seperti cacar monyet dan virus Langya.

Jika menilik ke belakang, sejarah juga mencatat berbagai wabah mematikan yang sempat melanda dunia dan membawa kehancuran besar. Tak sedikit dari wabah tersebut merenggut ribuan bahkan jutaan jiwa.

Berikut adalah beberapa contoh wabah paling mematikan dalam sejarah yang berdampak besar terhadap kehidupan manusia, sebagaimana dilansir dari Live Science:

1. Wabah Influenza 1889-1890

Spanish flu - Wikipedia
Pada periode 1889–1890, virus influenza menyebar secara luas dan menewaskan sekitar satu juta orang hanya dalam hitungan bulan. Wabah ini pertama kali tercatat di Rusia dan dengan cepat menyebar ke St. Petersburg sebelum mencapai Eropa dan wilayah lainnya, meski saat itu belum ada transportasi udara.

Baca Juga: Varian Covid “Stratus” Muncul, Suara Serak Jadi Gejala Paling Umum

2. Epidemi Polio

Polio: a 20th century epidemic | Science Museum
Polio sempat menjadi ancaman serius, terutama di Amerika Serikat, dengan wabah besar terjadi di New York City. Saat itu tercatat 27.000 kasus dengan 6.000 kematian. Penyakit ini utamanya menyerang anak-anak dan sering kali menyebabkan kelumpuhan permanen.

Polio masih terjadi secara sporadis hingga ditemukannya vaksin Salk pada 1954. Setelah vaksin tersedia luas, jumlah kasus di AS menurun drastis, hingga kasus terakhir dilaporkan pada 1979. Program vaksinasi global juga telah menekan penyebaran polio secara signifikan, meskipun penyakit ini belum sepenuhnya musnah.

Baca Juga: HMPV Ditemukan, Menkes Imbau Tetap Tenang

3. Pandemi Flu Spanyol (1918–1920)
Pelajaran dari pandemi flu Spanyol 1918-19 di Indonesia untuk menghadapi  COVID-19

Diperkirakan sekitar 500 juta orang tertular flu Spanyol di seluruh dunia, dari wilayah Pasifik Selatan hingga Kutub Utara. Sekitar 20% dari mereka meninggal, dan komunitas adat menjadi salah satu yang paling terdampak.

Baca Juga: Mpox vs Covid-19: Inilah 5 Perbedaan Utamanya

Meskipun disebut Flu Spanyol, wabah ini kemungkinan besar tidak berasal dari Spanyol. Karena Spanyol tidak ikut dalam Perang Dunia I, pers di negara tersebut lebih bebas melaporkan kasus wabah, sehingga muncul persepsi keliru bahwa penyakit itu berasal dari sana.

4. Flu Asia 1957
1957–1958 influenza pandemic - Wikipedia

Pandemi influenza ini bermula dari Tiongkok dan dipicu oleh varian virus flu burung yang bermutasi. Penyakit ini menyebabkan lebih dari 1 juta kematian global, termasuk sekitar 116.000 kematian di Amerika Serikat.

Menurut CDC, penyebarannya sangat cepat: mulai terdeteksi di Singapura pada Februari 1957, lalu menyebar ke Hong Kong pada April, dan sampai ke Amerika Serikat pada musim panas tahun yang sama.

5. HIV/AIDS (1981–sekarang)
Uncharted territory' - Identifying the first HIV/AIDS cases in 1981 - CGTN

Sejak pertama kali ditemukan, AIDS telah menyebabkan sekitar 35 juta kematian. Virus HIV, penyebab AIDS, diyakini berasal dari virus simpanse yang menular ke manusia di Afrika Barat pada awal abad ke-20.

Virus ini menyebar secara global dan menjadi salah satu pandemi besar di akhir abad ke-20. Saat ini, sekitar 64% dari penderita HIV di dunia tinggal di kawasan sub-Sahara Afrika.

Meskipun selama bertahun-tahun belum ada obat, terapi antiretroviral yang dikembangkan sejak 1990-an memungkinkan para penderita HIV hidup dengan kondisi stabil dan harapan hidup normal melalui pengobatan rutin