Sirkuit MotoGP Jadi Tempat Pengungsian Konflik Thailand-Kamboja
Jurnalis Aca
Juli 28, 2025 1:50 pm
MEGADEWA88 PORTAL,Thailand – Konflik bersenjata antara Thailand dan Kamboja menyebabkan Sirkuit Internasional Chang di Buriram, yang biasanya digunakan untuk ajang MotoGP, dialihfungsikan sebagai lokasi pengungsian.

Sejak pecahnya bentrokan pekan lalu di area perbatasan kedua negara, situasi kian memanas dengan keterlibatan pasukan darat, kendaraan tempur, hingga jet tempur. Berdasarkan laporan detikNews, sedikitnya 13 korban jiwa tercatat di Kamboja, delapan di antaranya merupakan warga sipil. Di Thailand, jumlah korban meninggal mencapai 20 orang.
Baca Juga: Perang Dagang Era Trump Memanas, Negara-Negara Siap Balas dan Revisi Strategi Ekspor
Baca Juga: Militer Israel Perluas Operasi ke Jantung Wilayah GazaBaca Juga
Baca Juga: Prajurit Thailand dan Kamboja Terlibat Bentrokan Sengit di Perbatasan, Sedikitnya 14 Tewas
Baca Juga: KTT China–Uni Eropa Tidak Mungkin Memperbaiki Hubungan di Tengah Perbedaan Utama Terkait Perdagangan dan Perang di Ukraina
Media lokal seperti Bangkok Post menyebut bahwa sekitar 15 warga sipil tewas, mayoritas berasal dari daerah perbatasan Thailand. Empat provinsi yang paling terdampak adalah Si Sa Ket, Surin, Ubon Ratchathani, dan Buri Ram.

Buriram dikenal luas oleh penggemar MotoGP karena menjadi lokasi Sirkuit Internasional Chang, yang rutin menggelar balapan sejak 2018. Akibat konflik, pihak sirkuit telah menampung lebih dari 8.000 pengungsi dari wilayah sekitar.

“Kami sangat berharap situasi ini segera membaik,” ujar perwakilan sirkuit seperti dikutip dari Crash.net.
Sirkuit Chang sendiri dijadwalkan menjadi tuan rumah seri pembuka MotoGP musim 2026 pada 1 Maret mendatang. Namun, dampak konflik terhadap penyelenggaraan balapan belum bisa dipastikan.
Baca Juga: Starmer Tegaskan Peran Aktif Inggris dalam Krisis Kemanusiaan Gaza
Baca Juga: Perjanjian Dagang Inggris-India: Ini 4 Hal Penting yang Perlu Anda Ketahui
Baca Juga: Thailand dan Kamboja Masih Perang , Presiden Amerika Ogah Nego Tarif
Baca Juga: Kemlu Pastikan WNI Aman dari Konflik Bersenjata Kamboja-Thailand
Sementara itu, pada Senin (28/7/2025), kedua negara sepakat untuk menggelar dialog damai di Malaysia guna mengakhiri konflik yang telah berlangsung selama empat hari terakhir, sebagaimana dilaporkan oleh BBC.

2 Komentar